Archive for December, 2008

CeritaSuatuHari

Memperkenalkan:

C-Kink Sahid Syaifullah (C-Kink) selaku korban

Septiyadhi Wirawan (Yadhi) selaku korban

Dede Miftahul Anwar (MIftah) selaku temennya korban

Pencuri selaku dirinya sendiri

Fajri Adhi Nugraha (Farji’ eh Fajri) selaku figuran

Karimma Annas (Annas) selaku temennya figuran

Sigit Nugroho (Sigit) selaku temennya temen figuran

Anak-anak Satu Bumi selaku figurannya figuran

Bapak-bapak SKK selaku tempat curhat

(Tulisan ini dilihat dari sudut pandang seekor C-Kink)

Pendahuluan

14 Desember 2008 M/17 Dzulhijjah 1429 H. Waktu menunjukkan pukul 23.00 alias jam 11 malem. Terlihat 3 ekor makhluk sedang bersemayam di ruang BEM KMFT UGM. Yang pertama adalah si imut C-Kink alias gue sendiri. Yang kedua adalah Miftah yang lagi nonton film Armageddon di laptopnya Yadhi. Dan yang ketiga adalah Yadhi selaku pemilik laptop yang lagi dipake Miftah nonton.

Gue lagi tidur2an sambil baca sebuah buku berjudul “Teori Politik Islam” karangan M.Dhiauddin Rais. Tas gue yang berisi laptop gue jadiin buat bantal. Agak alot juga sih, tapi lumayan lah daripada nggak ada bantal sama sekali. Persis di sebelah kiri kepala gue ada 1 rim kertas A4s merek PaperOne yang gue beli seharga rp 25.000,00 di Toko Merah (penting ya?). Di atasnya ada +-98 halaman Laporan Kerja Praktek gue yang baru gue print di printernya Farji’ eh Fajri.

Kebiasaan gue kalo tidur adalah naro semua properti yang biasa gue pake. Properti itu berupa kacamata, handphone Nokia 6230 yang berumur +- 4 taun 3 bulan dengan nomor 085691013852, handphone Nokia 6670 yang berumur +- 1 bulan (baru beli second seharga rp 900.000,00) dengan nomor 081317135161, sama sebuah jam tangan oleh2 dari nenek waktu naik haji beberapa taun lalu. Katanya sih jam itu belinya di Arab sana. Tapi waktu gue liat kotaknya, eh ada tulisan “Made in Thailand”. Ya nggak apa2 lah, daripada tulisannya “Made in Cibaduyut”.

Kesemua properti itu gue taro di atas tumpukan kertas A4s 1 rim itu tadi, yang juga ada laporan Kerja Praktek di atasnya. Jadi di atasnya itu ada kacamata, jam tangan, handphone Nokia 6230 sama handphone Nokia 6670.

Gue masih ngelanjutin baca buku “Teori Politik Islam”. Setelah beberapa saat gue mulai ngerasa ngantuk. Akhirnya gue taro buku itu di sebelah kiri kepala gue, di deket kertas A4s 1 rim itu tadi dan gue pun mulai tertidur. Hoooaaaahhmmm… Zzzzz… Groook… Zzzzz… Zzzz… Meninggalkan Miftah dan Yadhi yang lagi asik nungging2 bareng. Astagfirullah…

Sementara itu di plaza KPTU (Kantor Pusat Tata Usaha) Fakultas Teknik UGM ada beberapa ekor anak Infotek (Departemen di BEM yang ngurusin media) dan anak KMAP (Keluarga Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan) yang lagi pada beres2 buat acara pameran besok, termasuk si Fajri dan Annas yang bakalan jadi figuran di cerita ini.

Setelah Pendahuluan

Keesokan harinya, yaitu tanggal 15 Desember 2008 M/17 Dzulhijjah 1429 H gue terbangun jam 04.23 pagi, akibat dicolek2 sama Miftah (ih emang akika cowo apaan bow, seenaknya aja yey nyolek2 eike…). Lalu gue pun segera bangkit dari posisi tidur gue. Nyawa gue yang tadinya baru kekumpul beberapa persen langsung terakumulasi 100% gara2 Miftah nanya gini ke Yadhi,

“Yad, laptop kamu mana?”

Karena setelah Miftah nonton di laptop Yadhi semalem, dia naro laptop itu di deketnya dan dia pun tertidur. Bangun2, dia ngeliat kalo laptop itu dah nggak ada di tempatnya, makanya dia nanya gitu ke Yadhi. Dan Yadhi pun menjawab,

“Nggak tau Mas”

Kita pun ngeliat ke sekeliling ruangan BEM. Dan ternyata hasilnya tetep nihil: LAPTOP YADHI NGGAK ADA. Atau dengan kata lain, LAPTOP YADHI DICURI ORANG.

Iya, asumsi kita semalem ada pencuri laknatullah dateng dan masuk ke ruang BEM ini lalu menggasak laptop Yadhi. Lalu nyawa gue yang udah kekumpul 100% pun langsung bergerak cepet dan nengok ke arah tumpukan 1 rim kertasA4s yang ada +- 98 halaman Laporan Kerja Praktek gue di atasnya.

Di atas kertas2 itu, cuma ada kacamata dan jam tangan gue.

Perasaan ada yang kurang deh. Apa ya?

Dan yang kurang adalah…

HANDPHONE GUE!

Sekali lagi, HANDPHONE GUE!

HANDPHONE GUE NGGAK ADA!

DUA2NYA NGGAK ADA!

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi-Mu ya Allah. Insya Allah handphone gue juga bernasib sama kaya laptopnya Yadhi.

DASAR MALING LAKNATULLAH!

Lalu kami bertiga segera mencari sekeliling, dan hasil akhirnya tetep nihil. Terus kita ngeliat ke arah pintu, dan salah satu dari 2 pintu itu telah terbuka lebar…

Jadilah kita bertiga berkesimpulan, dini hari tadi waktu kita lagi pada ngorok, ada seekor pencuri laknatullah masuk ke sini dan mencomot laptop Yadhi serta 2 biji handphone gue.

Padalah nggak jauh dari posisi gue, tergeletak sebuah kunci motor Vario punya si Fajri. Alhamdulillah kunci motor itu nggak digasak sama si maling ngehe’. Begitupun dengan dompetnya Fajri dan dompetnya Yadhi yang juga sama2 geletakan.

Akhirnya gue pun mengeluarkan jurus andalan gue, yaitu sebuah kalimat yang berbunyi,

“Tawakkal aja…”

Lalu kita pun segera bergegas ke MusTek alias Musholla Teknik untuk melaksanakan Sholat Subuh berjamaah.

Setelahnya Setelah Pendahuluan

Selesai Sholat Subuh, kita langsung beritikad untuk nyari si pelaku, yaitu si maling ngehe’ alias pencuri laknatullah itu. Mungkin aja masih ketemu. Gue coba nyari ke kebon di belakang BEM, kali aja ada orang lagi ngumpet. Yadhi nyari di dalem BEM, mungkin tersembunyi entah di mana. Miftah turun ke sekretariatnya Satu Bumi (pepalanya anak2 Teknik) buat nyari2 informasinya.

Dari obrolan dengan anak Satub, diperoleh hasil demikian:

Anak2 Satub tiap malem emang hobinya begadang. Dan baru pada tidur menjelang Subuh. Dari omongan anak2 Satub selaku saksi mata, kata mereka semaleman itu nggak ada orang yang lewat depan Satub. Plus, semaleman itu juga nggak ada anak Satub yang ke toilet. Soallnya posisi toilet persis di sebelah samping-belakang sekretariat BEM. Kalopun ada yang ke toilet pasti bisa langsung di geledah saat itu juga. Bahkan, beberapa minggu lalu mereka juga sempet kecurian laptop sama sepeda.

DASAR MALING LAKNATULLAH!

Lalu anak2 Satub beritikad baik untuk bantu nyariin. Akhirnya gue, Miftah, Yadhi dan beberapa anak Satub gerilya ngelilingin Fakultas Teknik, siapa tau pencurinya masih ada dan masih berkeliaran di sekitar sini. Sementara gue nongkrong di pos satpam depan, di depan gerbang Fakultas Teknik yang masih ketutup.

Lagi nongkrong di pos satpam, tiba2 dateng satpam yang asli yang disini disebutnya SKK (Satuan Keamanan Kampus) buat ngebukain gerbang. Setelah ber-say hello dengan beliau, gue langsung curhat bahwa gue dan temen gue baru aja kecurian. SKK itu mendengarkan curhatan gue dengan seksama dan penuh perhatian, meskipun gue nyadar bahwa dia nggak bisa ngebantu banyak dalam kasus ini.

Setelah nongkrong di depan dan disamperin Yadhi, Miftah sama anak Satub, kita semua balik lagi ke BEM. Disana juga udah ada anak2 Infotek sama seorang SKK lainnya. Akhirnya disitu kita semua curhat2an tentang apa yang baru aja terjadi dini hari tadi. Ada gue, Miftah, Yadhi, Fajri, Annas, Sigit dan seorang bapak SKK.

Disitu kita saling curhat tentang semuanya. Dari gue yang tidur paling awal, Miftah yang terakhir tidur, Yadhi yang perutnya gendut (apa hubungannya?), Annas dan Sigit yang tidur di KPTU, Fajri yang belom mandi dan nggak pernah mandi, serta bapak SKK yang berbagi informasi. Lalu dari omongan2 seluruh saksi yang ada, didapatlah kronologis kejadian dini hari itu sebagai berikut.

1. Jam 23.00 lewat dikit, C-Kink yang imut tertidur setelah baca buku “Teori Politik Islam”, dengan posisi kacamata, jam tangan dan 2 buah handphone berada di sebelah kiri kepalanya.

2. Jam 23.30–an si Yadhi tidur dengan posisi memunggungi C-Kink. Ih Yadhi kenapa yey malah munggungin akika, kenapa nggak ngadep ke akika aja? Yey kaya mau cerai aja deh bo… Ih apa sih jijik dueh…

3. Jam 24.00 alias jam 00.00, Miftah selesai nonton Armageddon di laptopnya Yadhi. Terus dia naro laptop itu dalam posisi ketutup di deketnya. Nggak lupa sebelomnya dia juga udah nutup pintu BEM dan digerendel (diselot) dari dalem, sisi atas dan sisi bawahnya. Lalu Miftah ikut2an ngorok bareng gue dan Yadhi. Grooook… Zzzzz…. Grooook…

4. Sekitar jam 01.00, Annas yang lagi sibuk di KPTU buat nyapin pamerannya Infotek, dateng ke BEM buat ngambil sapu. Niatnya dia pengen sekalian masuk ke dalem BEM. Tapi niatnya itu nggak terlaksana, soalnya pintu BEM udah digerendel dari dalem sama Miftah. Dan si Annas udah ngedobrak berkali2, tapi tetep aja usahanya untuk ngebuka pintu BEM sia2. Akhirnya beliau kembali ke KPTU tanpa sempet masuk ke dalem ruang BEM.

5. Jam 02.00-an, Fajri yang juga lagi sibuk bareng Annas di KPTU mampir ke MusTek alias Musholla Teknik yang letaknya berseberangan dengan ruang BEM buat numpang buang air kecil. Loh buang air kecil kok di Musholla? Ya maksudnya di toiletnya gitu loh… Terus apa hubungannya sama kasus pencurian? Nggak tau deh…

6. Sekitar jam 03.00, ada seekor anak KMAP yang belom sholat Isya mau minjem sarung sama Fajri. Fajri yang jelek bulukan dekil dan belom mandi itu inget kalo di BEM ada sarung. Lalu dia dateng ke BEM buat ngambil sarung. Sesampainya di ruang BEM, ternyata pintunya udah nggak kekunci dan agak kebuka sedikit. Jadi tinggal didorong aja, udah kebuka deh. Sangat bertolak belakang dengan apa yang dialami Annas 2 jam yang lalu. Dan kata Fajri juga, waktu itu dia nggak ngeliat ada laptopnya Yadhi di deketnya Miftah. Tapi Fajri nggak merhatiin handphone gue.

7. Jam 04.23 pagi, gue, Miftah sama Yadhi terbangun. Dan cerita selanjutnya silahkan baca paragraf2 di awal tulisan ini.

Jadi menurut asumsi dan perkiraan kami semua yang imut2 ini, si pencuri laknatullah itu masuk ke dalem ruang BEM antara jam 01.00 sampai jam 03.00. Lalu dia menggasak laptopnya Yadhi dan 2 buah handphone gue itu. Dasar maling laknatullah… Sekali lagi, dasar maling laknatullah… Lagi, dasar maling laknatullah…

Sebelumnya Sebelum Penutup

Kira2 seperti itulah kejadiannya. Kini laptop dan handphone telah melayang. Masa lalu dan masa muda gue telah melayang. Loh, apa hubungannya handphone dan masa muda? Semoga aja nggak ada…

Sebelum Penutup

Sambil curhat2an di ruang BEM pagi itu, terkuaklah semua cerita tentang segala kasus pencurian yang pernah terjadi disini. Emang sih, di BEM pada khususnya dan di Fakultas Teknik pada umumnya udah sering banget terjadi kasus pencurian. Gue sendiri dulu juga pernah kehilangan sepasang sepatu Ellesse putih di BEM dan sepasang sendal Bata Power biru di MusTek. Nasikun pernah kehilangan sepeda. Andhika pernah kehilangan laptop. Doni pernah kehilangan handphone. Dan Reza pernah kehilangan keperawanan. Astaghfirullah…

Dulu, entah kapan, pernah ada kejadian kaya gini. Anak2 Satub lagi pada ngorok di base campnya. Terus tiba2 ada seekor maling ngehe’ yang masuk ke dalem ruangan tersebut. Beliau berniat, eh tunggu dulu. Kayanya penyebutan “beliau” terlalu bagus untuk seekor pencuri. Kita ganti aja ya. Si pencuri ngehe’ itu berniat untuk menggasak barang2 yang ada di ruang tersebut.

Tapi Alhamdulillah, Allah berkehendak lain. Tiba2 ada salah seorang anak Satub yang terbangun, dan dia mergokin si maling ngehe’ itu dengan telak. Anak Satub selaku anak pecinta alam yang emang terkenal dengan bodynya yang aduhai, eh maksudnya bodinya yang sangar2 itu langsung ngejambak si maling ngehe’ yang ketangkep basah dan nggak berkutik itu. Hampir aja si maling ngehe’ itu digebukin sama anak2 Satub yang lain. Tapi karena mereka baik hati, akhirnya si maling ngehe’ dibawa ke SKK dan diproses lebih lanjut oleh para SKK.

Plus kata si bapak SKK, dari dulu juga udah sering ada pencuri ketangkep. Dan orangnya emang selalu beda2. Yang ketangkep sama anak Satub itu adalah bapak2 warga sekitar berumuran 35-an. Terus dulu juga pernah ada mahasiswa Diploma yang ketangkep. Gara2 itu, dia langsung di DO alias di Drop Out. Dan banyak juga pencuri2 lain yang pernah ketangkep.

Kalo saran si bapak SKK, udah semestinya di Fakultas Teknik ini dipasangin CCTV. Apa tuh CCTV? Ya semacem kamera pengintai gitu lah. Di Teknik yang luas dan bervariasi ini emang nggak ada CCTV nya. Padahal wilayahnya paling luas diantara fakultas lain di UGM dan banyak spot2 yang bisa dikatakan “tersembunyi”. Di Fakultas Ekonomika dan Bisnis yang isinya orang2 borjuis hedonis kapitalis dan kalangan menengah ke atas aja udah dipasangin CCTV. Terus Teknik kapan mau masang CCTV juga?

Penutup

Tapi apapun yang terjadi, nasi kuning itu telah menjadi bubur ayam. Dan nggak masalah, mau itu nasi kuning atau bubur ayam, dua2nya sama enaknya kok…

Intinya kedua handphone gue telah raib. Laptop Yadhi juga telah raib. Bukan kecurian, bukan juga ilang. Melainkan telah kembali kepada pemiliknya. Ya udah lah, tawakkal ajah…

KosKosAn

Audzubillahiminasysyhaitonirrajiim…

Aku berlindung pada-Mu Ya Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Aku berlindung pada-Mu Ya Allah dari siksa neraka dan adzab kubur.

Aku berlindung pada-Mu Ya Allah dari fitnah Dajjal.

Dan aku berlindung pada-Mu Ya Allah dari segala hal yang dapat menjauhkan ku dari cahaya-Mu.

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Wuaduh, baru bagian intro nya aja tapi udah keliatan serem kaya gini. Santai dulu aja bos. Emang kita mau ngebahas tentang apa sih?

Kali ini kita bakal ngebahas tentang tempat kos alias kos2an, yaitu tempat tinggalnya mahasiswa rantau yang nggak punya kerabat di deket situ. Beruntunglah wahai kalian yang pernah merasakan jadi anak kos, dan merugilah kalian yang seumur2 hanya berkesempatan untuk tinggal di rumah orang tua kalian. Hohohoho…

Oke pendahuluannya segitu aja ya. Kita langsung masuk ke bagian isinya. Gue pengen berbagi cerita nih. Ada 3 cerita yang pengen gue ceritain di sini. Tapi demi keamanan umat manusia, semua hal dan semua tokoh yang ada di cerita ini nama2nya sengaja gue samarkan, kecuali nama gue sendiri. Yo wes lah monggo dibaca.

#1 alias Cerita Pertama

Tadi siang, gue selaku mahasiswa Teknik Nuklir UGM yang imut ini menyempatkan diri buat main ke kosan temen gue.

Eh tunggu dulu, tadi katanya nama2 bakal disamarkan, tapi kok ini ada nama UGM dan Teknik Nuklir? Ah itu mah emang rahasia umum, semua orang juga tau. Udah ah lanjut lagi, ngenganggu cerita gue aja lu!

Iya, gue main ke kosan temen gue. Dia laki2, sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya). Loh laki2 kok namanya Bunga? Ya nggak masalah, daripada perempuan namanya Bambang.

Cukup! Mau itu Bunga, Bambang, James, Joko atau siapapun, itu nggak masalah. Kita lanjut lagi ke jalan cerita. Dari tadi ganggu mulu nih!

Gue ke kosan si Bunga itu buat berdiskusi tentang suatu hal. Lalu kita pun mulai diskusi bareng. Bla bla bla bla bla bla, kira2 gitu isi diskusinya.

Lagi asik2 diskusi, tiba2 handphone si Bunga berdering. Ada yang nelpon. Lalu dia angkat telpon itu, dan dari ucapan si Bunga, terdeteksi bahwa orang yang nelpon itu mau numpang ngeprint di kosannya. Si Bunga pun ngobrol dengan orang itu, keliatannya Bunga mengizinkan printernya dipake. Dan gue sempet juga sempet denger kalimat demikian, “Tapi lagi ada C-Kink disini”. Terus lanjutannya gimana, gue nggak nyimak dan nggak tertarik untuk tau lebih lanjut. Tapi ya intinya kira2 kaya gitu.

Terus gue lanjutin lagi diskusi gue dengan Bunga. Bla bla bla bla bla bla bla, kira2 gitu isi diskusinya.

Dan sekali lagi, lagi asik2 diskusi, tiba2 dateng seseorang yang mau numpang ngeprint itu tadi. Yang bikin gue agak kaget adalah bahwa orang itu adalah perempuan. Dan kebetulan, gue juga kenal sama perempuan itu. Perempuan berjilbab itu selanjutnya kita sebut saja dengan nama Bambang (juga bukan nama sebenarnya).

Awalnya sih nggak aneh kalo si Bambang mau numpang ngeprint di tempatnya Bunga. Masalah eksploitasi printer emang udah biasa di kalangan mahasiswa, soalnya gue juga sering minjem printernya Fajri (kalo yang ini emang asli nama sebenarnya) buat gue pake untuk kepentingan pribadi. Setelah ber say hello dengan gue, gue kira dia bakal nunggu di luar dan menyerahkan materi yang mau di printer ke si Bunga. Tapi ternyata nggak demikian, saudaraku…

Si Bambang itu langsung masuk ke kosan Bunga dan dengan entengnya langsung menuju komputer Bunga untuk ngeprint! Subhanallah…

Loh emangnya ada yang salah? Nggak tau deh… Gue nggak tau ini salah apa nggak, tapi gue kok ngerasa aneh aja ya?

Pertama, Bambang adalah perempuan dan Bunga adalah laki2. Kok bisa2nya si Bambang dengan entengnya masuk ke dalem kosan Bunga? Nggak malu gitu?

Kedua, si Bambang keliatannya “udah biasa” dan “udah sering” masuk ke kosan Bunga. Hal ini terdeteksi dari “ketidakcanggungannya” dengan posisi komputer dan keadaan di kosan Bunga. Kok bisa?

Akhirnya jadilah di kosan Bunga itu ada Bunga, gue sendiri dan Bambang yang mau ngeprint. Terus malah gue yang jadi salting. Ini maksudnya apaan, kok Bambang berani masuk ke dalem kos Bunga? Dan kok Bunga mengizinkan Bambang untuk masuk ke kosannya? Secara pribadi gue tau hubungan kekerabatan di antara mereka berdua, akhirnya gue jadi salting, jadi malu sendiri dan jadi grogi serta serba salah. Begitu juga si Bunga yang kayanya jadi ikutan salting, bukan karena ada si Bambang, melainkan karena ada gue di antara mereka berdua.

Ya udah, akhirnya gue membuat sebuah keputusan bodoh, bahkan cenderung menyesatkan. Gue segera mengakhiri diskusi gue dan gue pun pamit sama si Bunga. Si Bunga manut2 aja, meskipun kita masih sempet becanda dikit. Akhirnya dengan segala ke-salting-an dan kebodohan serta kesesatan gue, pergilah gue dari situ meninggalkan Bunga dan Bambang berdua di dalem kosan. Astaghfirullah…

Astaghfirullahalazdim… Ampunilah hamba-Mu ini Ya Allah…

Selanjutnya gue nggak tau apa lagi yang terjadi di situ, meskipun hati gue Insya Allah yakin seyakin2nya bahwa si Bunga dan si Bambang bukanlah makhluk bodoh yang akan menjerumuskan diri pada kesesatan. Dan emang bukan itu poin yang mau gue angkat di sini, melainkan tentang masalah adanya perempuan yang masuk ke dalem kosan laki2.

Jika ada sepasang laki2 dan perempuan yang bukan muhrim sedang berduaan, maka yang ketiganya adalah setan. Dalam hal ini, apakah si Bunga dan si Bambang adalah pasangan yang dimaksud, dan gue adalah setannya? Sejatinya gue harus bisa menjadi malaikat untuk menggenapi supaya mereka nggak cuma berdua doank. Tapi sedihnya, ternyata ke-salting-an gue membuat gue melepaskan posisi gue itu. Sekali lagi, Astaghfirullah…

Saat itu gue bener2 nggak bisa berpikir cerdas, gara2 gue udah terlanjur shock ngeliat ada perempuan berjilbab dengan entengnya masuk ke dalem kosan laki2 seakan itu udah hal yang biasa. Bener, sumpah gue langsung shock. Sekali lagi, Astaghfirullah… Maafkanlah hamba-Mu ini Ya Allah yang tidak bisa menyelamatkan kedua saudaraku…

Huiks… Huiks…

Kita kembali lagi. Itu tadi salah satu contoh penyimpangan yang sering terjadi di dalam dunia kos2an. Dan sejujurnya itu sempet buat gue shock berat. Kok bisa ya, perempuan berjilbab tanpa rasa canggung masuk ke dalem kosan laki2?

#2 alias Cerita Kedua

Nah sekarang kita beralih ke cerita yang lain. Nggak usah jauh2 kita ke kosan gue aja.

Di tempat kos gue penghuninya adalah laki2 semua, kecuali bapak2 yang udah berkeluarga dan bawa istri serta anaknya untuk ngekos disini. Diantara itu semua ada salah seorang tetangga kos gue yang kadang2 suka gue liat bawa perempuan. Tetangga kos gue ini, sebut saja Mawar (bukan nama sebenernya. Lagi2, kenapa laki2 kok dikasi nama Mawar?) keliatannya emang anak gaul dan suka dugem.

Gue seringkali ngeliat ada mobil asing yang dateng dan parkir di kosan gue. Dari balik kemudinya turun seorang perempuan. Kali ini nggak berjilbab dan keliatannya juga anak gaul dan suka dugem. Keliatan dari pakaiannya, yang kadang2 suka bikin gue berniat untuk keramas (Astagfirullah…). Nah abis turun dari mobil, si perempuan ini langsung melangkah ke kamar si Mawar dan masuk ke dalemnya. Setelah masuk ke dalem, pintunya langsung ditutup rapet2 dan gue nggak tau apa yang terjadi setelah itu…

Itu kalo pas waktu dia dateng, pas gue lagi di kosan. Kadang2 ketika gue pulang dari kampus dan baru dateng ke kosan, gue juga sering liat di depan pintu kamar si Mawar ini ada sepasang sendal perempuan. Tapi, pintunya ketutup rapet. Ada apa gerangan yang terjadi di dalem?

Yang lebih ajaib lagi, selain ada sendal perempuan dengan pintu yang ketutup rapet, dari dalem kamar juga sama sekali nggak kedengeran suara apapun dan nggak terdeteksi ada kegiatan apapun. Kalo ngerjain tugas, kan pintunya mendingan dibuka. Kalo nonton tivi atau film, kan ada suaranya atau aura2 tivi nyala. Tapi ini nggak terdeteksi ada apa2. Bukan mau su’udzon, tapi mungkin mereka mainnya dengan cara dan style yang halus serta dengan mode silence. Hohohoho… (Astagirullah..)

Yah kira2 begitulah. Dan kadang2 ketika terdengar pintu kamarnya terbuka, gue sempet2in ngintip. Dan keluarlah si Mawar dengan perempuan itu dari kamar dan langsung bergegas menuju mobil. Entah apa yang terjadi di dalem, hanya Allah yang tau.

Sampe suatu ketika, kayanya si Mawar ini pernah ditegor sama Bapak Kos yang ramah, murah senyum, baik hati dan bijaksana. Sejak itu gue nggak pernah ngeliat kamarnya si Mawar ketutup rapet lagi kalo ada sendal perempuan di luarnya. Nggak kebuka penuh juga sih, kira2 cuma kebuka 1/3 atau ¼ nya aja.

Dan waktu temen perempuannya itu dateng dan pintunya cuma ketutup ¾ nya doank, gue penah iseng2 lewat depan kamarnya untuk ngintip apa yang terjadi di dalem kamar. Tapi anehnya, sejauh pandangan yang gue intip, nggak terlihat kehadiran mereka berdua. Mungkin mereka ngambil posisi sedemikian strategis sehingga nggak bisa diliat dari luar. Cerdas juga nih orang. Dan sekali lagi, juga nggak terdeteksi adanya kegiatan atau suara apapun dari sana.

Jadi intinya, buat si Mawar yang juga temen kosan gue sendiri, kalo bawa perempuan ya mbok tolong dikenalin donk. Selama ini kan gue cuma bisa mupeng ngeliatin perempuan2 yang sering main ke kosan lu. Sama temen ya tolong bagi2 lah… Huehehehe… Astagfirullah…

#3 alias Cerita Ketiga

Masih di tempat yang sama, yaitu di kosan gue sendiri.

Waktu gue baru banget masuk UGM dan nempatin kosan ini, ada salah seorang tetangga gue yang merupakan pasangan suami istri. Si suami kita sebut saja Bakwan (masih bukan nama sebenarnya) dan si istri kita sebut saja Bakso (lagi2 bukan nama sebenarnya). Si Bakwan dan si Bakso ini kayanya adalah mahasiswa S2. Nggak tau udah kerja apa belom, dan nggak tau dimana kerjanya. Tapi kayanya keduanya adalah pasangan muda dan gaul, keliatan dari pakaiannya dan kendaraannya. Umurnya juga kayanya belom nyampe 30.

Gue fine2 aja menjalani hari2 bersama mereka. Di awal2, gue emang nggak terlalu akrab sama anak2 S2. Biasa gue nongkrongnya sama yang S1 aja, soalnya antara S1 dan S2 kan orientasinya udah beda. Sempet selama beberapa bulan mereka tinggal di kosan gue, sebelom akhirnya mereka memutuskan untuk pindah kosan. Tapi pindahannya nggak barengan. Si Bakso pergi duluan, disusul oleh si Bakwan. Waktu itu kita sempet bantu2 si Bakwan ngangkutin barang2nya. Akhirnya pergilah mereka dari kosan ini.

Sampe akhirnya setelah mereka pergi, gue denger gosip dari sesama penghuni kosan gue yang lain, yang masih S1. Namanya juga anak S1, hobinya kan nongkrong dan ngegosip. Dari obrolan2 itu, ada 1 hal yang buat gue kaget. Yaitu adalah bahwa si Bakwan dan si Bakso ini ternyata bukanlah pasangan suami istri!

Iya, ternyata mereka berdua belom menikah! Dan selama beberapa bulan itu, mereka telah membodohi gue dan mungkin temen2 gue bahwa mereka terlihat seperti pengantin baru yang emang udah nikah. Padahal belom. Jadi, selama beberapa bulan itu mereka pernah tinggal bersama, di bawah atap yang sama, di atas kasur yang sama. Astaghfirullah…

Ketentuan di kosan gue emang ngebolehin pasangan suami istri untuk ngekos disini. Dan selain mereka emang banyak kok pasangan suami istri S2 atau S3 yang ngekos disini. Kadang2 anaknya juga dibawa. Tapi untuk kasus si Bakwan dan si Bakso ini, kayanya Bapak dan Ibu Kos telah kecolongan. Ya nggak apa2 lah, tawakkal aja. Allah lebih mengetahui apa2 yang nggak kita ketahui.

Buat tambahan, salah seorang temen kosan gue yang dulu kamarnya persis di sebelah kamar si Bakwan dan si Bakso itu cerita, kadang2 dia suka denger suara2 hardcore dari kamar sebelah. Bunyi gubrak-gabruk, grasak-grusuk, dsb sering dia denger. Nggak tau deh itu maksdunya apa, silahkan gunakan imajinasi kita untuk menjawabnya… Setelah mereka pindah dari kosan gue, gue nggak tau lagi gimana nasib si Bakwan dan si Bakso itu.

Akhir Cerita

Sampailah kita di penghujung acara. Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kita dari hal2 demikian.

Salah seorang temen gue yang sangat alim pernah nanya gini ke gue,

“Kan katanya 90% mahasiswi di Jogja udah nggak perawan. Menurut kamu itu gimana?”

Dan dengan wajah sok bijak serta sok autis, gue coba ngejawab,

“Iya itu bener, dan Insya Allah bener. Tapi Alhamdulillah, lingkungan sekitar kita bukanlah lingkungan yang kaya gitu. Buat kita, itu emang keliatannya aneh dan janggal. Tapi mungkin itu udah biasa buat mereka. Jadi sekali lagi, kita bersyukur karena kita nggak ditempatin di lingkungan yang kaya gitu, sehingga kita bisa menganggap bahwa hal itu adalah hal yang aneh.”

Maksudnya, temen gue itu nggak percaya kalo 90% mahasiswi di Jogja udah nggak perawan. Hal itu wajar, soalnya temen gue ini anak yang Insya Allah alim dan nggak kenal dengan dunia bawah tanah Jogja Under Cover. Dan sekali lagi, Alhamdulillah, sepatutnya kita bersyukur kalo kita telah dilindungi dari hal2 demikian.

Terkait dengan itu semua, sampe detik ini Insya Allah kamar gue pun masih bisa dikatakan suci. Selama gue tempatin, sangat2 jarang ada perempuan yang masuk ke dalem kamar selain dari keluarga gue. Nggak cuma itu doank, bahkan mungkin temen2 perempuan gue juga nggak ada yang tau kosan gue dimana. Alhamdulillah, karena gue telah dikaruniai sifat introvert dan pemalu, gue diberi temen perempuan yang jumlahnya sedikit. Itu pun sebagian besar berasal dari kalangan baik2. Jangankan masuk ke kamar, tau kosan gue aja juga nggak. Sekali lagi, Alhamdulillah.

Begitu juga dengan perempuan2 lainnya yang pernah berinteraksi dengan gue, mereka semua nggak pernah masuk kamar. Umumnya mereka cuma ngetok2 pintu dari luar, terus mengutarakan niat kedatangannya, dan nunggu persis di depan pintu kamar. Mbak2 laundry, ibu2 catering, ibu kos, pesuruh ibu kos dan semuanya selalu nunggu di luar kamar.

Tapi pernah sekali kejebolan. Waktu itu ada mbak2 sales parfum dateng menjajakan parfumnya. Terus dia nyelonong masuk ke dalem kamar dan mulai menunjukkan dagangannya. Jangan samakan sales parfum ini dengan mbak2 sales rokok yang cantik2 dan good looking. Si mbak2 sales parfum ini adalah golongan old generation dan old fashion. Coba kalo mbak2nya good looking kaya sales2 rokok. Bukan cuma gue suruh masuk, tapi juga gue suruh yang lain2nya. Ya apalah, silahkan tebak sendiri. Hohoho… Astaghfirullah…

Kita kembali lagi ke jalan cerita. Kira2 seperti itulah kehidupan seputar kos2an. Tapi yang patut diingat, ini hanyalah sebuah contoh kecil dari realita dan dinamika penyalahgunaan di dalam kehidupan kos2an. Jangan menggeneralisir semua kos2an dengan hal2 diatas, meskipun hal2 diatas dikhawatirkan akan menggeneral nantinya. Masih banyak kos2an yang penuh dengan kehidupan yang bersih dan suci dari hal2 demikian. Tulisan ini nggak bermaksud untuk memojokkan pihak tertentu atau apapun, hanya sekedar mengulas sebuah hal yang sempet mengusik pikiran dan perasaan gue yang kiranya sayang kalo dibiarkan menguap gitu aja, melainkan harus diabadikan dalam bentuk tulisan.

Dan untuk para tokoh2 diatas, kita berdoa saja semoga mereka segera dibukakan pintu hatinya. Insya Allah demikian…

LPJkastrat

(BUKAN)

Laporan Pertanggung Jawaban

DEPARTEMEN KAJIAN STRATEGIS

BEM KMFT UGM

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaa ha illallaah wallahu akbar

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”

Loh kok nggak ada yang jawab?

Sekali lagi yaaa…

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”

Introduction alias Mukaddimah alias Pendahuluan

“You say aku… Seperti barbie…

You look so pretty… Menarik hati…

You say aku… Layaknya peri…

Tebarkan cinta… Di atas bumi…”

Itu tadi sebuah lagu berjudul You Say Aku” milik Cincyah Laurah yang SAMA SEKALI NGGAK ADA HUBUNGANNYA dengan LPJ ini… Tapi karena nanggung udah nulis bait awalnya, jadi nyanyinya kita lanjutin sampe abis dulu ya… GO LAURA BROTHERHOOD GO!

“Baby please… Please…

Don’t play on me…

Baby please… Please…

Love me… Love me…”

Udah ah, cukup. Sebelom kita muntah-muntah, mari kita kembali ke jalan yang benar.

Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam. Hari ini aku atas nama C-Kink Sahid Syaifullah (bukan Nicholas Saputra lho…) masih diberi kesempatan untuk menulis dan menyelesaikan LPJ ini. Shalawat dan salam semoga tercurah selalu kepada junjungan kita semua, nabi besar Muhammad Rasulullah saw selaku teladan bagi seluruh umat manusia di penjuru dunia sampai akhir zaman.

Tidak terasa sekarang kita telah memasuki bulan Desember 2008. Artinya apa? Artinya adalah bahwa bulan depan kita akan memasuki tahun 2009. Terus apa hubungannya dengan LPJ ini? Nggak tau yah… Coba tanyakan pada rumput yang bergoyang…

“Hai rumput, apa hubungannya antara tahun 2009 dengan LPJ Departemen Kastrat?” tanyaku.

“Waaah… Aku juga nggak tau tuh…” jawab si rumput. “Coba kamu tanya ke seekor makhluk yag bernama Farji’, eh Fajri Adhi Nugroho,” lanjut si rumput lagi.

“Hai Fajri, taukah kamu hubungan antara tahun 2009 dengan LPJ Departemen Kastrat?” tanyaku kepada makhluk yang dimaksud.

“Geeebleeek… Gue yang belom mandi gini mana sempet ngurusin pertanyaan kaya gitu,” jawab Fajri polos dan tanpa dosa.

Akhirnya daripada kita buang2 kertas cuma buat nulis dialog kaya gitu, mending langsung kita lanjut aja ya…

Intinya adalah bahwa periode kepengurusan Kabinet Teknik Bersatu pimpinan Ayi Wirawati di BEM KMFT UGM ini akan segera berakhir. Dan berarti setiap Ketua Departemen harus segera menuliskan LPJ sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap amanah yang diberikan selama menjabat sebagai Ketua Departemen.

Sejarah Singkat alias Short History

Pada zaman dahulu kala, dimana ketika itu seekor makhluk imut yang bernama, sebut saja C-Kink (anggap saja nama sebenarnya), yang tak lain dan tak bukan adalah aku sendiri, masih berambut gondrong-smoothing layaknya Hyde L’Arc~en~Ciel, dengan perutnya yang six pack dan face nya yang senantiasa imut, dihampiri oleh seekor makhluk asal Tasikmalaya yang bernama Miftah Vania Michianni. Miftah minta tolong aku untuk bantu-bantu dia membangun sebuah Departemen yang baru lahir di BEM. Bla bla bla bla… Dan akhirnya sejak bulan September 2007, selama periode kepengurusan Widya Adi Nugroho si tukang kawin, terdaftarlah aku sebagai anggota BEM KMFT UGM dengan status sebagai Ketua Divisi Pengembangan Organisasi di Departemen Kastrat, dimana Miftah menjabat sebagai Ketua Departemennya.

Begitu juga ketika tampuk kepemimpinan Ketua BEM berpindah ke kaki Ayi Wiraatmaja, beliau masih mempertahankan Miftah selaku KaDep Kastrat dan Miftah masih mempertahankan aku sebagai KaDiv PO.

Sampai suatu ketika di akhir bulan Juli 2008/awal bulan Agustus 2008 dimana aku baru aja pulang dari melaksanakan Kerja Praktek di PLTP Kamojang, Garut. Ketika sedang bersemedi di kamar di rumah ku tercinta di Depok sana, datanglah sebuah telepon plus sms dari Ketua BEM yang bernama Ayi Susanti. Sms plus telepon mengabarkan bahwa beliau mengadakan restrukturisasi dalam kabinetnya. Dari restrukturisasi itu, Miftah menempati pos baru selaku Koordinator Lini Eksternal. Sehingga posisi KaDep Kastrat menjadi lowong.

Lalu beliau melobi aku supaya bersedia menempati pos yang ditinggalkan oleh Miftah, supaya aku bersedia menjadi KaDep Kastrat.

Hah jadi KaDep?

Astagfirullah…

Pertama-tama jelas aku menolak. Akan jadi apa Kastrat nantinya jika makhluk kurus begeng kerempeng blo’on idiot autis dan cacingan seperti aku menjadi KaDepnya? Aku pun mengusulkan nama Ashif supaya menempati posisi tersebut.

Tapi ternyata si Ayi Novitasari memiliki sejuta alasan mengapa aku yang ditunjuk sebagai KaDep, bukan Ashif. Ya udah karena aku sami’na wa’atho’na kepada atasan, akhirnya aku pun manut2 aja diangkat jadi KaDep.

Betapa aku telah terdzhalimi dengan penunjukanku sebagai KaDep Kastrat… Huiks huiks…

AKhirnya mulai bulan Agustus 2008, aku telah menjabat sebagai Ketua Departemen Kastrat. Jadi sejak bulan Agustus 2008 itu pula Kastrat sedang melangkah mendekat menuju jurang kehancuran. Hohohoho…

Let the Game Begin…

Apa visi-misi ku selaku KaDep Kastrat? Sejujurnya, visi ku adalah bahwa aku tidak mempunyai misi, dan misi ku adalah bahwa aku tidak mempunyai visi. Kastrat, yang biasa aku sebut dengan nama Korslet (Komando Resimen Strategis Fakultas Teknik) sejujurnya sedang menuju masa depan yang suram di tangan ku. Hiiii…

Tantangan pertama adalah ketika ternyata banyak Kastraters yang memilih untuk keluar dan tidak melanjutkan eksistensinya sebagai Kastraters. Alasannya beragam, tapi sebagian besar mengatakan bahwa mereka sudah merasa cukup ditempa selama 1 tahun di Kastrat, dan kini waktunya untuk bergerak di bidang lain. Mereka diantaranya adalah Eka Vikrustiandini, I Made Dipta, Endri Irwansyah dan Yoannes Putra. Selamat tinggal wahai Kastraters mania. Walaupun kalian telah pergi tapi semangat kalian akan selalu ada. Dan semoga arwah kalian diterima di sisi-Nya. Amiin…

Sehingga tinggal menyisakan 7 ekor Kastraters doang, yaitu Ashif Aminullah, Alviana Hanivatun Nisa, Ikhsanuddin, Nadia Aghnia Fadhillah, Rindi Fidriantika, Aji Nasirrahman Pakha dan Ida Ismawati. Itu pun dengan catatan bahwa beberapa di antaranya udah mulai nggak eksis lagi sebagai Kastraters. Nggak tau kenapa, mungkin karena mereka takut dipimpin oleh KaDep seimut aku ini. Yaaa, aku mohon maaf deh kalo ternyata akucseimut ini.

Lalu tantangan kedua adalah ketika open recruitment BEM KMFT UGM. Ternyata dari sekitar 400 orang-an yang daftar, hanya ada 17 orang yang memilih Kastrat sebagai masa depan mereka. Plus nambah 1 orang di tengah jalan. Tapi yang berguguran malah ada 5 orang. Jadilah kini Kastraters generasi baru hanya terdiri dari 13 ekor anak manusia. Itupun kalo ternyata mereka semua adalah manusia. Kalo ternyata ada yang siluman gimana? Hiiii…

Idealita

Ketika baru dilantik menjadi KaDep, aku sama sekali nggak ada gambaran Kastrat mau dibawa kemana. Dan setelah aku menjalani hari-hari ku sebagai KaDep, aku juga masih nggak ada gambaran Kastrat mau dibawa kemana. Aduh betapa sedihnya dirimu wahai Kastrat, memiliki seekor KaDep yang autis seperti ini…

Begitupun dengan proker. Aku juga nggak tau proker kita tuh ngapain aja. Sempet terpkir untuk membuat sebuah proker yang radikal, yaitu: BUBARKAN KASTRAT. Tapi apa iya proker ini akan terlaksana?

Akhirnya aku pun manut-manut aja dengan transferan dari si mantan KaDep, Miftah Nur Muslimah yang ketika tulisan ini dibaca oleh kalian semua, mungkin beliau telah menjabat selaku Ketua BEM KMFT UGM periode 2009.

Dari transferan itu kami memutuskan untuk mengadakan sebuah acara besar yang bernama Research Week: Research for Nation, bekerja sama dengan LPKTA. Acaranya berupa Seminar Riset, Training Riset dan Lomba Riset. Niatnya sih kaya gitu, tapi karena bla bla bla bla bla akhirnya acaranya cukup Seminar Riset sama Training Riset aja.

Plus ada satu lagi proker tambahan dari Ketua BEM, Ayi Fidriantika bahwa Kastrat diamanahi untk membuat sebuah buku yang bernama Buku Biru. Apa itu Buku Biru? Jangan hubungkan antara Buku Biru dengan Film Biru. Meskipun keduanya sama-sama berakhiran Biru, tapi Biru disini memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Film Biru adalah sejenis film perusak moral dan akhlak yang biasa ditonton oleh Andhika Pranayudha, Rizki Febrianto dan kawan-kawannya. Sedangkan Buku Biru adalah buku yang berisi tentang segala saran dan solusi kreatif dari seluruh elemen Fakultas Teknik UGM terkait permasalahan negara di bidang energi. Dimana nantinya buku itu akan diberikan kepada pemerintah pusat untuk dijadikan sebagai salah satu bahan referensi dalam menentukan kebijakan negara nantinya.

Dengan kondisi Kastrat yang hanya terdiri dari beberapa ekor anak manusia, 2 proker itu dirasa cukup untuk semester ini. Tapi gimana kenyataannya? Kita liat nanti di sesi Realita.

Lalu setelah bla bla bla bla bla, aku memutuskan untuk merestrukturisasi struktur organisasi di dalam Departemen Kastrat itu sendiri. Kastrat yang dulunya terdiri dari Divisi Internal, Divisi Eksternal dan Divisi PO (Pengembang Organisasi) atau PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia), aku utak-atik dikit. Jadinya sekarang ada Divisi Riset, Divisi Kajian, Divisi KPH (Kastrat Publishing House) dan divisi PO.

Kemudian dari situ terpikir untuk membuat proker baru yang sifatnya kecil-kecilan, yaitu :

1. Diskusi dan kajian rutin mingguan, yaitu diskusi yang diadakan rutin setiap minggu yang temanya disesuaikan dengan hal-hal menarik yang terjadi pada saat itu.

2. DiSpoSu yang merupakan kependekan dari Diskusi Spontan dan Suka-suka, yaitu kegiatan diskusi yang sifatnya spontanitas. Kapanpun dimanapun dan dengan siapapun, ketika kita lagi pengen diskusi tentang sesuatu, yang udah langsung didiskusiin aja. Temanya juga terserah. Kan sesuai namanya, spontan dan suka-suka.

3. Jurnal Kastrat, yaitu semacam tulisan yang dibuat dalam bentuk mading. Tulisan ini pun sifatnya bebas, boleh ngambil artikel yang udah ada ataupun hasil tulisan sendiri.

Lalu ada 1 proker tambahan lagi, yaitu :

1. Social Week

Proker yang terakhir ini merupakan proker dadakan. Aslinya ini adalah prokernya SosMas. Tapi karena Kastrat dan SosMas adalah sama-sama divisi Eksternal, jadi kita di divisi Eksternal sepakat utuk mengadalan sebuah proker bareng atas nama divisi Eksternal. Jadilah Social Week ini yang diadakan. Kegiatannya merupakan 1 rangkaian, ada donor darah, bincang-bncang dan talkshow. Tapi Kastrat cuma megang di talkshownya aja, sedangkan yang lainnya udah di handle SosMas.

Plus satu kegiatan lagi, yaitu makrab (malam keakraban) Kastrat. Eh tapi makrab kan malem-malem, sedangkan rencananya makrab ini diadakan siang-siang. Jadi namanya sikrab (siang keakraban).

Selain proker-proker tersebut diatas, selaku KaDep aku juga harus memperhatikan kualitas SDM dari para Kastraters. Jadi aku pun mengaharapkan Kastraters nggak hanya menghasilkan pemikiran-pemikiran yang intelek dan kritis, tetapi juga memiliki kompetensi diri yang tinggi dan pola pikir yang berkualitas. Harapan ku dari output para Kastraters kedepannya adalah:

- Memiliki kesadaran akan Kebesaran dan Keagungan serta Kekuasaan Allah swt.

- Memiliki rasa cinta dan kasih sayang kepada orangtua.

- Memiliki rasa dan nilai-nilai cinta tanah air yang tinggi.

- Memiliki niat dan cita-cita untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia.

- Memiliki keinginan untuk selalu meningkatkan kompetensi diri.

- Memiliki jiwa inisiatif dan pelopor dalam langkah-langkah menuju kebaikan.

- Memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap kaum-kaum yang selama ini terabaikan.

- Memiliki kekritisan terhadap kesombongan dan kedzhaliman, serta bertekad untuk memperbaikinya.

- Memiliki keberanian dalam berbicara dan menyampaikan pendapat, serta berlaku adil dan benar dalam bertindak.

- Memiliki jiwa rendah hati, mau mendengar, mau menolong dan mau melayani, serta menjaga tali silaturrahim dengan semua pihak.

- Menjadi individu yang berkualitas, berkompetensi, berakhlak dan bermoral, yang kehadirannya di dunia ini bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Kira-kira seperi itulah idealita dari proker Kastrat di semester ini. Sekarang mari kita berlanjut melihat kenyataan yang ada dalam segmen realita. Sebelom baca lebih lanjut, siapkan dulu ember dan tisu untuk menghapus air mata yang akan keluar dari mata kalian nantinya, karena realita selalu nggak pernah seindah idealita. Realita oh realita…

Realita

Naaaah.. Akhirnya sampai juga kita di bagian realita, bagian paling menyedihkan dari LPJ ini. Setelah membaca idealita yang bagus-bagus di atas sekarang mari kita membaca realita yang jelek-jelek berikut ini. Siapkan fisik dan mental kalian semua.

Sudah siap?

Siaaaap…!!!

Let’s get started ready steady go!

1. Research Week: Research for Nation

Dari sekian kegiatan yang telah tersebut di atas, mungkin hanya acara inilah yang bisa berjalan dengan lancar dan insya Allah sukses, meskipun aku sendiri nggak begitu terpuaskan dengan jalannya acara ini secara keseluruhan. Kendala-kendalanya ada banyak banget, tapi yang paling menonjol adalah bahwa kami sangat-sangat kekurangan SDM, alias kurang orang. Meskipun acara ini merupakan kerja sama antara Kastrat dan LPKTA, tapi tetep aja yang eksis di kepanitiaannya hanya segelintir orang. Salah siapa? Tanyakanlah pada rumput yang bergoyang. Rumput itu pun pasti akan kembali menyuruh kita untuk bertanya kepada Fajri, dan Fajri yang belom mandi pun pasti nggak jawab apa-apa.

2. Buku Biru

Horeee…!!! Buku Biru yang merupakan proker besar Kastrat, ternyata mengalami kemoloran di dalam pelaksanaannya. Mulai dari SC yang susah ngumpul, panitia dan OC yang juga susah ngumpul, dan bla bla bla bla bla. Idealita awalnya, Buku Biru ini bakalan dilaunching bertepatan dengan momen Sumpah Pemuda atau Hari Pahlawan. Tapi terus molor, dan diundur sampai pertengahan bulan Desember. Tapi lagi-lagi molor dan diundur lagi ke momen HPTT. Dan itu pun kayanya bakalan mundru lagi. Ya nggak apa-apa lah, tawakkal aja…

3. Diskusi Rutin Mingguan

Alhamdulillah acara ini berjalan dengan lumayan. Lumayan ancur maksudnya. Hohohoho… Acara ini sukses berjalan selama beberapa minggu. Tapi jangan pernah tanya berapa jumlah orang yang hadir di acara ini. Secara keseluruhan proker ini berjalan selama 4 kali dengan rincian tema adalah sebagai berikut:

- “Krisis Ekonomi Global”. Pemantik: Syarif Hidayatullah (Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM), peserta banyak banget.

- “Eksekusi Amrozi: Siapa Teroris Sebenarnya?” Pemantik: Rito (Fakultas Hukum UGM), peserta segelintir.

- “Barrack Obama dalam Estafet Menggenggam Dunia” Pemantik: Wibisono (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM), peserta cukup 5 orang aja. 4 orang adalah anak Kastraters dan 1 orang lagi adalah Wibisono sendiri selaku pemantiknya.

- “Peran Pers dalam Mengubah Opini Publik” Pemantik: Achmad Chaeruddin (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM), peserta segelintir.

4. DiSpoSu

Acara ini seperti kata pepatah, “hangat-hangat tai Reza”. Eh maksudnya “hangat-hangat tai ayam”. Maksudnya apa? Ya aku juga nggak tau, itu cuma asal sebut doank kok…

Intinya, DiSpoSu sukses berjalan di awal-awal semester aja. Di akhir semester kita udah mulai seibuk dengan kegiatan masing-masing sehingga jarang lagi berkumpul untuk melakukan DiSpoSu ini. Beberapa tema DiSpoSu yang pernah kita angkat diantaranya:

- “Politik dan Informasi”

- “Konspirasi Yahudi”

- “Pro Kontra Kuliah ke-BEM-an”

- “Teknologi Terbaru”

5. Jurnal Kastrat

Niat awalnya dari proker ini adalah untuk mempublikasikan hasil dari diskusi-diskusi Kastrat. Supaya diskusi tersebut sifatnya lebih abadi, maka perlu diabadikan dalam bentuk tulisan. Itulah tujuan dari proker Jurnal Kastrat ini, supaya hasil diskusi Kastrat nggak cuma dinikmati sama anak Kastrat aja tapi juga sama seluruh masyarakat Fakultas Teknik lainnya.

Tapi sedihnya, proker ini juga adem ayem aja. Idealitanya adalah Jurnal ini bakalan keluar setiap minggu, atau minimal mentok-mentok sebulan 2 kali. Tapi realitanya, Jurnal ini hanya keluar 2 kali dalam 1 semester. Yang pertama temanya tentang “Politik dan Informasi” sedangkan yang kedua tentang “Pemilu dan Demokrasi”.

Tapi ya nggak apa-apa lah. Proker yang dibawahi divisi KPH ini emang masih seumur jengkol (bukan seumur jagung lho). Jadi untuk langkah awal, kemunculan Jurnal ini yang hanya 2 kali dalam 1 semester udah termasuk lumayan lah… Lumayan jelek maksudnya… Hohoho…

6. Social Week

Sampe ketika LPJ ini ditulis, acara Social Week khususnya yag talkshow masih belom berjalan. Jadi yang ini sebaiknya nggak aku komentarin dulu ya. Cup cup cup jangan sedih donk cuma gara-gara nggak aku kasi komentar.

Itu tadi kiranya realita proker-proker Kastrat di semester ini. Sangat menyedihkan… Jadi mari kita nangis dulu bersama-sama.

Huiks huiks…

Uhuhuhuhuhu…

Mamaaaa…

Huiks huiks…

Udah ah, lebay banget sih!

Lalu bagaimana dengan SDM-SDM nya? Secara keseluruhan, SDM di Kastrat udah lumayan memiliki kompetensi dan pola pikir sebagaimana yang aku harapkan. Cuma tinggal perlu di poles dikit aja. Kastraters adalah orang-orang hebat. Dan Insya Allah akan menjadi hebat lagi nantinya. Jadi Insya Allah, seluruh Kastraters adalah individu-individu luar biasa yang suatu hari nanti akan MENGGUNCANGKAN DUNIA. Nggak percaya kan? Ya sama, aku juga nggak percaya…

Tapi, selalu ada kendala dan akan tetap ada kendala sampai akhir jaman, karena sudah digariskan bahwa syaithon (baca: Fauzi Muharram) akan selalu menggoda manusia dan menuntunnya ke jalan kesesatan. Bukan begitu, Fauzi?

Kendala terbesar dari SDM Kastrat yang berkualitas ini adalah bahwa, saking hebatnya anak-anak Kastrat, sampai mereka nggak punya waktu untuk Kastratnya sendiri. Banyak kesibukan-kesibukan lain di luar sana yang membuat mereka nggak bisa selalu setia setiap saat bersama Kastrat. Rapat Kastrat selalu dihadiri dengan jumlah orang yang bisa dihitung dengan jari. Jari tangan, atau ditambah jari kaki. Kalo masih kurang, pinjem jarinya orang lain juga nggak apa-apa. Kalo masih kurang lagi ya pake jari-jarinya roda motor aja.

Tapi semua itu nggak bisa 100% disalahkan ke mereka semua. Mulai periode ini, BEM mengadakan sesuatu yang bernama “Sistem Kaderisasi” yang dilengkapi dengan “Kuliah Ke-BEM-an”. Selain itu, anak-anak angkatan 2008 juga masih punya tanggung jawab untuk mengikuti ospek dan sistem kaderisasi di jurusannya masing-masing.

Plus, beberapa Kastraters lainnya yang lebih suka nongkrong di jurusan daripada nongkrong di BEM. Jargon yang dulu selalu didengung-dengungkan, “Jangan sampai kuliah mengganggu organisasi”, kini hanya tinggal omongan belaka.

TAPI…

Tapi apa?

Ya nggak kenapa-napa sih, cuma pengen nulis tapi aja.

GUBRAK… Jatoh dulu ah…

Oke, cukup.

Jadi mungkin salah satu alasan kenapa proker Kastrat banyak yang nggak berjalan sesuai rencana adalah karena Kastraters nya sendiri jarang mengeksiskan diri di dalam kegiatan-kegiatan Kastrat. Udah KaDepnya busuk, orang-orangnya dikit, udah gitu jarang dateng juga. Kastrat oh Kastrat… Mari hancurkan Kastrat bersama-sama!

Salah satu contohnya adalah Makrab, eh Sikrab Kastrat. Idealitanya Sikrab ini diadakan di weekend, kalo nggak hari Saturday ya hari Sunday. But because of orang-orangnya pada jarang coming, jadi the Sikrab is always tertunda-tunda. Duh ini apa-apaan sih kok pake bahasanya Cincyah Laurah?

Niat awalnya sikrab di bulan Oktober. Tapi orang-orangnya pada nggak bisa. Terus kita undur. Eh masih banyak juga yang nggak bisa. Mau di bulan November, ada kuliah ke-BEM-an, LMT dan seminar Riset. Sekalinya ketemu hari kosong, lagi-lagi orangnya pada nggak bisa. Bulan Desember pun nasibnya sama, kita nggak bisa nemu jadwal yang pas buat Sikrab.

Sikrab oh Sikrab… Kenapa engkau begitu jauh berada di ujung sana?

Evaluasi

Hoooaaaahhmmm… Setelah kita melihat idealita yang bagus-bagus, lalu melihat realita yang sangat jauh dari kata bagus, sekarang mari kita liat evaluasi, saran dan masukan terkait dengan kegagalan Kastrat menjalankan idealitanya. Meskipun sejatinya seekor makhluk hina dan rendahan serta kurus kering macem aku rasanya nggak pantes untuk memberikan kritik dan saran seperti ini.

Jadi tanpa banyak omong lagi, silahkan baca paragraf-paragraf di bawah ini. Yuk monggo…

1. Antara “kompetensi” dan “eksistensi”

Poin yang pertama ini terkait dengan SDM Kastrat yang kocar-kacir kesana kemari. Aku sendiri mengakui kalo Kastraters adalah orang-orang hebat, orang-orang dengan kompetensi tinggi. Namun, segala kehebatan dan segala kompetensi itu nggak akan ada artinya jika nggak disertai dengan apa yang aku namakan EKSISTENSI. Apa itu eksistensi?

Eksistensi berasal dari kata eksis dan tensi. Eksis, diambil dari kata exist, artinya adalah “ada”, atau kehadiran. Sedangkan tensi adalah istilah yang sering kita dengar di bidang kedokteran, yang artinya adalah tekanan darah.

Jadi apa itu eksistensi? Eksis = ada, tensi = tekanan darah. Sehingga arti dari kata “Eksistensi” adalah “adanya tekanan darah di dalam diri seseorang”. Bukan begitu? Ya bukan lah, masa ya bukan donk! Kalo pusing kan sakit kepalah, bukan sakit kepadonk…

Oke, mari kita kembali ke jalan yang benar. Maksud eksistensi disini adalah kehadiran. Iya kehadiran. Definisi organisasi secara singkat adalah “sekumpulan orang-orang yang bla bla bla”.

So, bagaimana mungkin organisasi bisa berjalan kalo nggak ada orang di dalemnya?

Intinya gitu aja. Terima kasih.

Nulisnya panjang-panjang, tapi intinya cuma 1 kalimat doank. Piye iki cah…

2. Jangan salah pilih

Kalo poin yang kedua ini, waduh agak malu juga nih ngomongnya, eh nulisnya. Tanpa mengurangi rasa hormat kami dan tanpa bermaksud su’udzon kepada siapapun, keputusan Ayi Aghnia Fadhillah selaku Ketua BEM untuk memilih seekor makhluk autis bernama C-Kink Sahid Syaifullah menjadi KaDep Kastrat adalah keputusan yang (semoga) salah. Huehehehe…

Kenapa? Karena C-Kink nggak akan membawa apa-apa melainkan kepada kehancuran.

Jadi, kedepannya berhati-hatilah dalam memilih.

Plus, hati-hati juga dalam memilih staf dan penempatannya pada pos-pos penting.

INGAT, KEJAHATAN TERJADI BUKAN HANYA KARENA ADA NIAT, TAPI JUGA KARENA ADA KESEMPATAN!

WASPADALAH…!!!

WASPADALAH…!!!

Loh, terus apa hubungannya kejahatan dengan salah pilih?

Nggak ada tuh…

Ya nggak apa-apa lah, it’s not a big matter. Tapi terkait pilhan ini, ya nggak bisa disesali dan nggak bisa disalahin juga sih. Tentunya tidaklah Allah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia. Maha Suci Engkau Ya Allah, peliharalah kami dari siksa neraka.

Mungkin hanya ini aja yang bisa aku ungkapkan. Nggak semestinya makhluk rendahan macam aku mencoba menasihati apa-apa tanpa aku sendiri melakukannya. Apakah kita akan mengatakan apa-apa yang tidak kita perbuat? Kiranya demikian evaluasi atas segala kekurangan di dalam keseharianku selama menjalani kehidupan selaku KaDep Kastrat. Mohon maaf atas segala kesalahan dan keanehan yang aku buat. Bila ada yang benar, itu semua datangnya dari Allah semata. Dan bila ada yang aneh serta ajaib, Insya Allah itu datangnya dari aku sendiri. Semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan semoga arwah kita diterima di sisi-Nya. Amiin…

Go Kastrat Go!

Ucapan Matur Nuwun

Setelah lelah menjalani hari-hari selaku KaDep Kastrat (meskipun aku sendiri lebih banyak bengong daripada kerja), sudah sepatutnya bagi seekor C-Kink yang Cute ini untuk mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang telah membantu dan menemani ku menjalani hari-hari di BEM ini. Maka izinkanlah aku untuk mengucapkan ucapan terima kasih, thank you, arigato, matur nuwun, syukron atau apalah di bagian ini.

So, C-Kink would like to say thanks to:

- Allah swt. Yang Maha Besar, Maha Agung, Maha Adil, Maha Bijaksana. Segala puji hanya untuk-Mu ya Allah yang telah memberiku nikmat Islam dan nikmat untuk bertemu dengan saudara-saudara ku di BEM KMFT UGM ini.

- Nabi besar Muhammad Rasulullah saw, tokoh teladan dan panutan seluruh umat manusia sampai akhir zaman. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah pada mu. Semoga Insya Allah suatu hari nanti kita bisa bertatap muka, ya Rasul.

- Pudji Indrawati dan Astoto Slamet selaku orang tua ku. Betapa besar cinta kalian berdua untuk anak mu ini. Suatu hari nanti, Insya Allah kalian akan melihat anak laki-laki kalian ini menjadi seorang pemimpin besar yang akan membawa Islam kembali kepada masa kejayaan. Insya Allah. Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhumma kama rabbayanii saghiiraa.

- MyLovelySolBro, yang berupa sebuah mobil Toyota Soluna warna ijo tua dengan nomor polisi B 1283 UW yang telah dititipkan padaku, yang senantiasa menemani hari-hariku mengitari bumi Ngayogyakata Hadiningrat ini.

- Laptop Hewleet Packard seri berapa tau, yang menjadi media ku dalam mengembangkan bakat imut ku di bidang tulis menulis, termasuk dalam menulis LPJ ini.

- Buku Pesan BEM KMFT UGM yang telah 3 kali ganti selama aku disini. Kalian lah yang menjadi saksi segala keautisan ku selama menjalani hari-hariku disini.

- Ayi Wirawan, Ketua BEM KMFT sekaligus ketua Laura Brotherhood yang telah mendzhalimi ku dengan mengangkat ku sebagai KaDep Kastrat. Dan aku pun telah mendzhaliminya karena aku gagal menjalanlkan amanah ku dengan sebaik-baiknya. Maafkanlah adik kelasmu yang imut dan tak berdaya ini…

- Dede Miftahul Anwar, Ketua BEM KMFT selanjutnya (Insya Allah) sekaligus mantan KaDep Kastrat, yang telah berhasil menarik dan memaksa ku untuk meninggalkan dunia perkuliahan dan beralih menjadi makhluk yang lebih sering nongkrong di BEM daripada nongkrong di kelas. Seharusnya kamu adalah orang yang paling bertanggung jawab atas turunnya IP dan nilai-nilai ku. Hohohoho…

- Reza Nurrahman si makhluk k**yut dari Cimahi yang selalu telat kalo dateng kuliah. Jangan lupa kalo aktivis juga harus punya otak, biar lebih punya TASTE.

- Fauzi Muharram, calon kuat yang akan menempati posisi KRT taun depan sekaligus juga calon Bupati Bantul entah taun kapan. Tetaplah semangat dan istiqamah untuk membersihkan dan merapikan BEM dari kotoran-kotoran jahil. Insya Allah semangat mu itu akan mengantarmu menjadi Bupati Bantul. Ya mentok-mentok jadi petugas Dinas Kebersihan Kabupaten Bantul lah. Mentoknya lagi, jadi tukang sapu jalanan juga boleh.

- Fajri Adhi Nugraha si bocah geblek dari antah berantah. Bulan ini udah mandi belom? Kalopun udah mandi, mandinya sabunan nggak? Terus habis mandi sisiran nggak? Kebersihan itu sebagian dari iman, saudaraku…

- Isa Falaq Albashar, arek Nggresik sing mambu Semen Nggresik. Nasi Krawune ndi rek? Senangnya hidup di SosMas, banyak pemandangan yang menyegarkan. Huehehehe… Astagfirullah…

- Ahmad Nasikun, the busiest & greatest man ever. Kapan mau nginep di BEM lagi? Udah lama kita nggak nungging-nungging bareng… So sweet… Astagfirullah. Tapi no matter what, percayalah bahwa suatu hari nanti Insya Allah PPM akan menguasai dunia… Loh kok malah jadi kampanye gini?

- Slamet Parmanto, si makhluk autis dari tenggara Jogja. Aku kehabisan kata-kata untuk menuliskan segala keautisan makhluk yang autis ini…

- Baskoro Abriansa. Kenapa dipanggilnya Brian ya, kenapa nggak Baskoro aja, biar lebih Njawa. Hohoho… Kalo ada anak OASE yang kinclong-kinclong tolong diperkenalkan ke Kastrat donk… Betapa kami kekeringan akan sesuatu yang menyegarkan disini… (Astagfirullah… Astagfirullah… Astagfirullah…)

- Yuli Susanti si mata duitan. Kok sejak aku jadi PH kamu jadi jarang nongol lagi di BEM? Apakah ada sesuatu yang menakutkan dari diriku? Iya aku tau kalo aku imut, tapi jangan minder donk degan ke-imut-an ku. Huehehehe…

- Dian Novitasari, bocah ngapak-ngapak. Aja kaya ngana… Lha kaya kiyek… Terima kasih karena telah bersedia diutangin pulsa. Dan jangan pernah bosan untuk selalu ngutangin pulsa. EM EN JI? BANGUN INDONESIA…!!!

Buset dah… Baru nulis nama PH aja udah makan 1 halaman kaya gini. Tapi the show must go on. BEM bukan cuma terdiri dari PH doang. Jadi mari kita lanjut ke makhluk-makhluk BEM lainnya.

Tarik napas dalam-dalam…

Buang…

Hoooaaahhhmmm…

- Rindi Fidriantika, selaku nyawa dan spirit dari Kastrat. Kalo nggak ada Rindi, administrasi dan keuangan Kastrat bakalan berantakan, gara-gara KaDepnya yang blo’on kaya aku.

- Nadia Aghnia Fadhillah si anak aneh plus autis dari Semarang. Jangan kebanyakan ngupil ya… Hohohoho… Kedepannya nggak bakal ada lagi mobil Toyota Soluna ijo tua B 1283 UW yang mejeng di parkiran Arsi.

- Ikhsanuddin, bapak dosen dari Teknik Kimia yang diam-diam menghanyutkan, seperti kata pepatah, “ada gula ada semut”. Eh nggak nyambung ya?

- Seluruh Kastraters yang telah setia menemani KaDep mu yang imut ini, baik itu anak lama, anak baru, maupun anak kucing dan anak kambing (???). Maafkan hamba bila selama ini hamba bersalah atau lupa. Teruskan perjuangan Kastrat dan buatlah nama Kastrat melambung tinggi menghiasi langit dunia. KASTRAT UNTUK INDONESIA!

- Andhika Pranayudha yang hobi banget main sabun dan dilanjutkan dengan keramas. Astagfirullah… Bertobatlah hai anak muda. Dan janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan muslim.

- Martyas Listyaningrum, makhluk spesies baru yang sampai detik ini belom terdeteksi spesiesnya. Nyok mari kita bergenjrang-genjreng lagi bersama. “Teknik kan selalu berjaya…”

- Eko Nugraha, Ade Nugraha, Doni Wisnu Nugroho, Widya Adi Nugraha, Herlambang Bagus Nugraha Sigit Nugroho dan seluruh Nugroho-Nugraha lainnya yang telah menodai BEM ini dengan nama Nugroho-Nugraha kalian.

- Septiyadhi Wirawan, jangan pelit-pelit membagi isi daging di tubuh mu untuk diriku.

- M. Iqbal Muharram selaku the next Johny Andrean. Walaupun dunia ini telah berubah, namun orang yang mencukur rambutku akan selalu sama, Insya Allah. Hohohoho…

- Rizky Febrianto, makhluk paling autis dari Bekasi. Kenapa orang Bekasi semuanya autis ya? Beda dengan orang Depok yang memiliki integritas tinggi.

- Meidwinna Vania Michiani, yang tulisannya di Buku Pesan paling silau sendiri. Tapi masih lebih silau wajah ku donk, Insya Allah.

- Rr. Sheila bla bla bla sama Dita bla bla bla selaku perwakilan dari OASE. Dapatkan segera album kaset dan cd C-Kink di toko material terdekat!

- Hatta Effendi sama R. Parikesir Abdi Negara, terima kasih karena telah bersedia menjadi anak PPM. Bersama PPM, kita BANGUN INDONESIA! Nah kan kampanye lagi…

- Dendy Catur Setiawan, Herdion Bagus Nugraha, Eko Galih Pradikta, dan anak-anak 2008 lainnya yang telah merasakan nikmatnya tidur seatap dengan makhluk sepertiku.

- Cynthia Ferbe sama Wangi Pandan Sari, betapa bosannya diriku meliat kalian berdua selalu nongol dimana-mana. Coba tebak kosanku dimana?

- Geng Nero yang hobi banget ngegosipin aku. Aku tau, itu hak kamu untuk tanya-tanya. Tapi tolong, jaga privasi saya… Huehehehe…

- Anak-anak PO yang kalo ketawa nggak pernah dikasi peredam.

- Anak TD yang matre-matre. Apalagi KaDepnya.

- Anak Advro yang sangar-sangar.

- Anak-anak Infotek yang harus menjalani derita di bawah pimpinan Fajri.

- Anak-anak SosMas yang kebanyakan jumlahnya.

- Anak-anak OASE yang mirip anak OASE (maksudnya apa?)

- Semua anak Teknik Nuklir yang pada bau radiasi dan semua pecinta nuklir yang percaya bahwa suatu hari nanti PLTN akan dibangun di Indonesia, dan BEM adalah instansi pertama yang akan kita sosialisasikan tentang PLTN dan nuklir itu sendiri.

- Semua anak semi anggota BEM yang Insya Allah akan menjadi penerus kelangsungan hidup BEM KMFT UGM ini. Teriakkan selalu semangat untuk membangun Indonesia dan membawa Indonesia menjadi negara besar dan berjaya. Dan di tangan kita, Insya Allah itu semua akan terwujudkan.

- Dan semua makhluk serta semua pihak yang terlalu banyak namanya untuk ditulis disini. Ini aja udah makan 3 halaman. Gimana kalo ditambahin lagi? Capek nih ngetiknya…

Sepanjang sejarah manusia, mungkin hanya LPJ ini yang menghabiskan 3 halaman hanya untuk ucapan terima kasih. Ya nggak apa-apa lah, tawakkal aja… Penulisnya makhluk ajaib kok…

Ending alias Penutup

Jreng jreng jreng jreng… Setelah aku menghabiskan banyak cing-cong selama 10 halaman di atas, akhirnya sampailah kita di penghujung acara. Tapi nggak di ujung-ujung banget sih, soalnya setelah ini masih ada lampiran-lampiran lainnya yang nggak kalah menarik untuk dibaca.

Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaa ha illallaah wallahu akbar.

Dan Alhamdulillahirabbilalamin, ternyata kita masih diberi umur oleh Allah Yang Maha Lembut untuk dapat membaca LPJ ini sampai selesai. Betapa indah karunia yang telah diberian-Nya kepada kita semua. Jadilah manusia-manusia terbaik yang selalu bersyukur bila diberi rezeki dan selalu bersabar bila diberi cobaan. Janganlah menyerah dan putus asa, karena Allah bersama kita. Bila Allah bersama kita maka apalagi yang kita takutkan, sedangkan bila Allah jauh dari kita maka apalagi yang bisa kita harapkan. Buktikan kepada dunia bahwa kita adalah seorang juara karena kita adalah individu-individu terbaik yang ditakdirkan untuk menjadi khilafah di muka bumi ini.

Sekian dan terima kasih. Dan terakhir, kita punya sebuah pantun jayus yang entah darimana asalnya.

Empat kali empat…

Sama dengan enam belas…

Sempat tidak sempat…

Tidak sama dengan enam belas…”

Wassaamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

(LPJ ini dibuat dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun, kecuali oleh Ayi Ismawati yang menyuruh ku untuk segera menyelesaikan LPJ ini)

Yogyakarta,

12 Desember 2008 M/15 Dzulhijjah 1429 H

Atas nama aku sendiri,

C-Kink Sahid Syaifullah


Lampiran 1

Daftar Nama Kastraters

Ini dia nih list nama para Kastraters. Kita mulai dari yang masih hidup dulu ya.

Anak lama yang masih hidup

1. C-Kink Sahid Syaifullah (Teknik Nuklir 2006)

2. Dede Miftahul Anwar (Fisika Teknik 2006)

3. Ashif Aminullah Fathan (Teknik Elektro 2006)

4. Alviana Hanivatun Nisa (Teknik Arsitektur 2006)

5. Nadia Aghnia Fadhillah (Teknik Arsitektur 2007)

6. Rindi Fidriantika (Teknik Arsitektur 2007)

7. Ikhsanuddin (Teknik Kimia 2007)

8. Aji Nasirrahman Pakha (Fisika Teknik 2007)

9. Ida Ismawati (Perencanaan Wilayah dan Kota 2007)

Anak baru yang masih pengen hidup

1. Dian Pratomo (Teknik Sipil 2007)

2. Barlian (Teknik Nuklir 2008)

3. R. Gilang Adithya Pramana (Teknik Kimia 2008)

4. Gias Maheysa Amrullah (Teknik Kimia 2008)

5. Bobby Primatama (Teknik Sipil 2008)

6. R. Parikesit Abdi Negara (Fisika Teknik 2008)

7. Taufik Hidayat (Diploma Teknik Mesin 2008)

8. Dwiyanthi Kusumawardhani (Teknik Geodesi 2008)

9. Ferdinand (Diploma Teknk Sipil 2007)

10. Fauzi Ahmad (Perencanaan Wilayah dan Kota 2007)

11. M. Triyogo Adiwibowo (Teknik Kimia 2008)

12. M. Rivan (Teknik Sipil 2008)

Plus satu ekor Kastraters yang pindah dari SosMas

1. Septyan Bayu Anggara ((Perencanaan Wilayah dan Kota 2008)

Jadi total Kastraters yang terdaftar selama periode ini adalah 22 ekor, meskipun yang bisa dkatakan selalu eksis adalah nggak mencapai 70% diantaranya.

Sekarang kita beralih ke yang udah nggak hidup lagi. Sekalipun mereka telah tiada, tapi kita tetap berusaha memberikan penghargaan bagi mereka.

Anak lama yang udah pingsan dan tepar

1. Eka Vikrustiandini (Fisika Teknik 2007)

2. Yoannes Putra (Teknik Elektro 2007)

3. I Made Dipta (Teknik Geodesi 2007)

4. Endri Irwansyah (Diploma Teknik Elektro 2007)

Anak baru yang modar di tengah jalan

1. Ahmad Zaenuri (Perencanaan Wilayah dan Kota 2007)

2. Adryan (Fisika Teknik 2008)

3. Tri Heri Teguh Prakoso (Diplma Teknik Elektro 2008)

4. Hermawan Febriansyah (Fisika Teknik 2008)

5. I Ketut Catur Megaranta (Teknik Sipil 2008)

6. C-Kink Sahid Syaifullah (Kedokteran Umum 2008)

Nah Insya Allah demikian. Eh tapi itu kenapa ada nama C-Kink nyempil disana? Huehehehe…

Plus, ada lagi tambahan anak baru yang dari Advro yang Insya Allah periode mendatang dia bakalan gabung di Kastrat.

1. Eko Galih Pradikta (Teknik Nuklir 2008)

Itu dia kiranya Kastraters periode ini. Untuk periode mendatang, aku masih menunggu adanya anak-anak dari Departemen lain yang mengikhlaskan dirinya untuk pindah ke Kastrat. Lebih diutamakan lagi bagi mereka yang perempuan dan memiliki penampilan yang “menyegarkan” (Astagfirullaj…). Karena betapa kami merasakan sangat sangat kekeringan disini…


Lampiran 2

Laporan Keuangan

Dinamika keuangan Kastrat semester ini (dalam Indonesia rupiah)

Keterangan

+

-

Saldo

Uang yang dipegang Eka

24500

Uang yang dipegang Rindi

350000

Sisa uang riset yang nggak ditabung

231200

Sisa uang riset yang di tabung di Bank Syariah Mandiri

1000000

Jumlah

1605700

1605700

> Bayar utang ke Yuli matre

314000

> Uang riset yang belom diganti

221500

> Jumlah

535500

1070200

> Mading DiSpoSu

7500

7500

Saldo Kastrat

1062700

Keterangan:

Saldo cair yang dipegang: Rp 62.700,00

Saldo yang ditabung di Bank Syariah Mandiri: Rp 1.000.000,00

*Saldo di Bank Syariah Mandiri (runtuhkan kapitalisme, tegakkan syariah) adalah saldu bulan November 2008 (belom kena potongan administrasi dan belom dapet mudhorobah)

*Uang riset masih ada beberapa yang belom diganti

*Pengeluaran untuk social week belom dimasukin dalam data diatas


Lampiran 3

Laporan Dana Kegiatan

Laporan penggunaan dana Research Week: Research for Nation

(hanya untuk dana dari Dekanat doank)

PEMASUKAN

Dana Dekanat = Rp 1.000.000,00

JUMLAH PEMASUKAN Rp 1.000.000,00

PENGELUARAN

Dana Dari Dekanat

  1. Publikasi

Poster dan tiket = Rp 450.000,00

  1. Perlengkapan

Transportasi = Rp 10.000,00

Seminar kit = Rp 297.000,00

Cd seminar & training 66 x Rp 3000,00 = Rp 198.000,00

3. Kesekretariatan

Print proposal = Rp 13.000,00

Fotokopi proposal tahap 1 = Rp 14.000,00

Fotokopi proposal tahap 2 = Rp 3.300,00

Fotokopi materi tahap 1 = Rp 3.000,00

Fotokopi materi tahap 2 = Rp 9.000,00

Fotokopi LPJ 3 x 8 lembar x Rp 100,00 = Rp 2400,00

JUMLAH PENGELUARAN DARI DANA DEKANAT Rp 999.700,00

Keterangan:

*Uang yang diperoleh dari Dekanat baru 90% nya, yaitu sebesar Rp 900.000,00. Sisanya yang 10% belom turun karena nunggu LPJnya beres dulu.


Lampiran 4

Kaleidoskop

September 2008

Ahad

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

3 September: Disposu “Politik dan Informasi”

10 September: Disposu “Konspirasi Yahudi”

15 September: Jurnal Kastrat “Politik dan Informasi”

17 September: DiSpoSu “Pro Kontra Kuliah ke-BEM-an”

22 September: DiSpoSu “Teknologi Terbaru”

Oktober 2008

Ahad

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

15 Oktober: Diskusi “Krisis Ekonomi Global”

November 2008

Ahad

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

1 November: Kuliah Ke-Kastrat-an

12 November: Diskusi “Eksekusi Amrozi: Siapa Teroris Sebenarnya”

18 November: Diskusi “Barrack Obama dalam Estafet Menggenggam Dunia”

22 November: Seminar Riset “Research Week: Research for Nation”

23 November: Training Riset “Research Week: Research for Nation”

26 November: Diskusi “Peran Pers dalam Mengubah Opini Publik”

Desember 2008

Ahad

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

9 Desember: Jurnal Kastrat “Pemilu dan Demokrasi”

18 Desember: Talkshow “Social Week”


Lampiran 5

Teknik Bersatu

Kamu-kamu semua pasti udah pada tau kan kalo aku pernah nyiptain sebuah lagu yang aku tujukan buat seluruh elemen masyarakat Fakultas Teknik. Sebuah lagu yang berjudul “Teknik Bersatu”, yang Alhamdulillah pernah 2 kali aku bawain di muka umum, yaitu di kuliah ke-Kastrat-an sama di LMT.

Dua-duanya aku bawain duet bareng seekor makhluk autis bernama Martyas Listyaningrum, dimana dia sebagai vokalisnya dan aku yang main gitar. Soalnya aku nyadar sesadar-sadarnya kalo suaraku ini sangat nggak enak untuk didengar, meskipun wajahku ini sangat mengenakkan untuk diliat, Insya Allah…

Nah, sekarang mau tau liriknya kaya gimana? Nih silahkan diliat. Tapi jangan dibajak lho…

Dan kalo kamu mau tau lagunya kaya gimana, ya minta tolong si penciptanya aja buat nyanyiin langsung di depan kamu, pasti dia bakalan nolak.

Teknik Bersatu


Kita adalah mahasiswa teknik

Terlahir tuk jadi yang terbaik

Kita adalah mahasiswa teknik

Kan hadapi semua yang menghalangi

Bridge:

Marilah kita semua bersatu

Buanglah semua apatismu

Marilah genggam erat berpegangan

Teknik bersatu tak bisa dikalahkan

Reff:

Bersatulah mahasiswa teknik

Bersatu dalam suka dan duka

Buktikan kepada dunia

Bahwa kita adalah juara

Bersatulah mahasiswa teknik

Bersatu membangun Indonesia

Dengan cinta dan air mata

Teknik kan selalu berjaya

Kita adalah mahasiswa teknik

Yang akan membangun Indonesia

Kita adalah mahasiswa teknik

Yang akan menguasai dunia

#:

Walaupun diri ini berbeda

Tapi itu tidaklah mengapa

Bila kita bersatu bersatu untuk maju

Semua rintangan akan terlewati

Ending:

Membangun Indonesia tercinta

Buatlah ibu pertiwi bahagia

Teknik kan selalu berjaya


C-Kink

April 2008


Lampiran 6

Bukan Apa-Apa

Lampiran yang ke-6 ini nggak ada isinya kok. Apakah kalian masih ingin membaca lampiran-lampiran lainnya lagi? Apakah 5 lampiran sebelomnya masih belom cukup? Betapa manusia itu diciptakan kikir lagi berkeluh kesah. Dan betapa manusia adalah makhluk yang ingkar dan tidak pernah bersyukur…

Sejatinya 5 buah lampiran di atas udah cukup untuk menjelaskan semuanya. Bersyukurlah dengan lampiran yang sudah ada, wahai manusia…

Intermezzo

Otreh, tulisan kali ini nggak akan panjang2 sepanjang tulisan2 sebelomnya. Di sini kita cuma bakalan ngebahas sedikit aja. Nggak apa2 kan yua…

Buat lo2 semua yang hobi baca blog gue, pasti tau kan kalo selama di Jogja ini gue udah 2 kali beli sendal? Yang pertama adalah ketika sendal gue nyemplung di got deket Jogja Chicken. Baca tulisan gue yang judulnya “SandalDanPemiliknya” biar lebih jelas. Gara2 sendal gue nyemplung itulah, gue beli sendal Quiksilver seharga rp 16.000-an di Mas Gading.

Terus yang kedua adalah ketika sendal gue ilang waktu lagi sholat Isya di Mustek. Gue beli sendal Bilabong sebagai penggantinya, lagi2 juga di Mas Gading. Harganya rp 16.800,00.

Nah dari 2 hal di atas, dapat dilihat bahwa Mas Gading menyediakan sendal2 pelesetan merk terkenal dengan harga miring. Bukan cuma harganya yang miring, yang beli pun otaknya juga bisa dikatakan miring. Sendal abal2 kok dibeli. Tapi masih lebih miring lagi yang baca tulisan ini… Eh tapi miringan mana sama yang nulis?

Singkat cerita, seekor anak BEM yang namanya Fajri berniat untuk beli sepasang sendal baru gara2 sendalnya yang lama udah rusak. Dia minta tolong gue buat nemenin beli sendal. Karena udah 2 kali gue beli sendal dan dua2nya gue beli di Mas Gading, ya akhirnya gue ngajak Fajri ke Mas Gading buat browsing sekaligus shopping sendal baru.

Bla bla bla bla, akhirnya sampailah gue dan Fajri di Mas Gading. Kita langsung ke lantai 2, ke tempat sendal. Dan si Fajri mulai menyeleksi varian sendal2 yang ada. Akhirnya setelah ngoprek2 kesana kemari, Fajri memutuskan untuk membeli sebuah sendal selop bertuliskan “Ripcurll”.

Ripcurll?

Ripcurll?

Ripcurll?

Adakah yang aneh dengan tulisan di atas? Buat lo2 yang belom tau dan emang nggak tau, pasti ngerasa fine2 aja dengan tulisan tersebut. Tapi buat lo2 semua yang berwawasan luas kaya gue, berotak cerdas kaya gue dan ber-IQ tinggi kaya gue, pasti nyadar kalo ada yang aneh. Apanya hwayo yang aneh?

Ripcurll emang merupakan nama brand dan sebuah merk fashion. Bisa dicari di mall2 atau di department store kalo mau nyari. Tapi, itu adalah RIPCURL, bukan RIPCURLL.

Apa bedanya? Coba liat huruf “L” nya. Ada berapa?

Iya, yang asli itu huruf “L” nya cuma 1, jadinya Ripcurl. Sedangkan yang di Mas Gading itu namanya Ripcurll dengan 2 huruf “L”.

Wuaduh… Lagi2 sendal abal2. Dulu gue beli Quiksilver di sini juga, padahal yang aslinya kan Quicksilver. Terus gue beli Bilabong juga di tempat yang sama, padahal yang aslinya kan Billabong. Dan sekarang si Fajri beli Ripcurll di sini, padahal yang aslinya kan Ripcurl.

Hohohoho… Ternyata kita bisa mendapatkan sendal plesetan merk terkenal di sini. Dengan harga +- rp 16.800,00, sendal2 merk ternama bisa kita peroleh. Kecuali kalo orang lain nyadar akan “kecacatan” pada penulisannya.

Tapi nggak apa2 kok. Quicksilver, Billabong ataupun Ripcurl itu kan fashion dari luar negeri sana. Mari kita cintai produk dalam negeri, sekalipun produk itu adalah plesetan produk2 terkenal luar negeri. Huehehehehehe…

CommentCommentAn

Assalamualaikum wr wb

Masih inget sama tulisan gue yang judulnya “KenapaYa” nggak? Semoga masih pada inget semua ya. Kalo nggak inget, silahkan diinget2 dulu. Kalo masih belom inget, monggo dibaca lagi aja tulisannya, ada di blog ini juga kok.

Tulisan itu selain gue posting di blog ini juga gue posting di blognya Forum Kastrat se-UGM, sebuah forum yang merupakan perkumpulan dari Kastrat2 seluruh fakultas di UGM plus Kastratnya BEM KM UGM sendiri. Alamatnya di www.forumkastratugm.blogspot.com .

Ternyata di situ tulisan gue dapet respon. Mau tau responnya kaya gimana? Nih kira2 kaya begini. Eh tapi sebelom baca tulisan ini, mending lu baca dulu aja tulisan gue yang “KenapaYa”, biar nyambung.

OpenIDnadanakaneh berkata…

aku ikutan mas,
bilang aja,
kita harus ngapain?

2008 Oktober 6 18:07

Bloggerauliarizda berkata…

hm,,, coba saya jawab yah. bahasa inggris dijadiin bahasa internasional karena inggris pada waktu lampau adalah penjajah dengan wilayah jajahan terbesar di dunia, sehingga banyak kaum pribumi di belahan dunia lain bisa bahasa inggris (case in point: Indians, Native Americans)

terus, kenapa ya sebagian besar universitas-universitas maju adanya di barat? karena barat itu sejak zaman renaisans adalah ‘mutiara ilmu pengetahuan’, menggeser kemapanan dunia pengetahuan arab (yang jejaknya sempat hilang karena intimidasi dari Jenghis Khan dkk). Sorbonne University, misalnya, jadi tempat munculnya nobel laureates seperti Pierre-Marie Curie. Princeton jadi rumahnya John Nash. Ini semua karena etos kerja mereka yang pantang menyerah dan inovatif. lagian kan universitas-universitas semacam Oxford dan Ivy League berdirinya juga udah lama. Ilmu yang dipelajari juga universal (tidak hanya studi agama saja, misalnya). Pantes aja sekarang sudah besar dan mapan. Beda kan sama UGM yang umurnya belom seratus tahun.

err, terus, dunia perfilman yang komersil ‘kan emang dari hollywood. soalnya, produktivitas dan kualitas film yang biasanya baik itu dari sana. istilahnya, banyak yang gak rubbish, lah. tapi bukan cuma dari barat, kok. film-film jepang atau iran kan juga banyak dilirik festival film, seperti Cannes atau Sundance misalnya. terus kenapa indonesia belum bisa jadi kiblat perfilman dunia? karena kualitas film indonesia masih rendah. misalnya aja, kamu nggak mungkin menyamakan kualitas ‘Terowongan Casablanca’ (circa 2007, ya, keluarnya) dan ‘Casablanca’ (1940-an, film hollywood), baik dari segi sinematografi, akting pemain, penyutradaraan, naskah, sampai kostum.

kenapa ya dunia fashion berkiblatnya ke barat?
karena dari situlah Haute Couture berasal…Paris punya Coco Chanel, Inggris ada Topshop, New York punya Donna Karan….belum lagi Donnatella Versace, Nina Ricci, Miu Miu, dll dll…tapi, sekarang Jepang juga udah mulai dilirik jadi kiblat dunia fashion kok. Liat aja fenomena Harajuku :)

kenapa pemilihan presiden Amerika jadi headline diseluruh dunia? karena berita itu super penting (USA is a very, very, very, great and powerful nation!) dan akan ikut menentukan apa yang akan terjadi di dunia (misalnya, di Irak) di masa depan. Kasarnya, negara itu akan diperhatikan kalau powerful, kan? Case in point secara kasar: who the hell gives a damn about Burundi’s head of state anyway?

Barat itu jadi superb karena mereka telaten dan inovatif banget…dan in some cases, ruthless…egois…
kita bisa niru ketelatenan mereka dan kepantangmenyerahan mereka dalam mencapai tujuan mereka, saya sangat yakin kita bisa melakukan itu demi -secara kasar- mengalahkan hegemoni barat…

tapi inget lho, barat itu kan nggak semuanya jahat. misalnya, kita kan suka film ‘American Beauty’(Hollywood, 1999) memang karena itu bagus dan menyentuh, NGGAK BOLEH KITA TIBA TIBA JADI NGGAK SUKA CUMA GARA-GARA ITU KELUARAN BARAT. terus lagi, NGGAK BERARTI KALAU KITA SUKA SESUATU YANG ASALNYA DARI BARAT KITA BODOH..asal,kita punya kebanggaan sendiri menjadi seorang Indonesia dan kita punya inisiatif untuk membuat negara ini maju…:) that’s the whole point after all, kan?

2008 Oktober 23 23:19

OpenIDckinknoazoro berkata…

asw

eh maap baru nongol lagi. nih jawaban buat nadia :
1. minimal kamu udah ada niat, itu udah bagus
2. terus kamu sebarin niat kamu itu ke orang2, supaya kamu punya temen dan gak sendirian
3. terus-menerus memprovokasi lingkungan & masyarakat supaya mereka menjadi antipati dengan kapitalisme amerika
4. budayakan hidup yang bersih dari budaya kapitalisme amerika
5. cintai produk dalam negeri
6. jadilah orang besar dan orang kuat supaya kita punya tangan untuk melawan kapitalisme amerika
7. berdoa dan bertawakkal kepada Zat Yang Maha Berkehendak
8. dan hal-hal lainnya yang mungkin akan terpikir belakangan. hohohoho…
sekarang amerika lagi kena krisis ekonomi. tinggal tunggu aja kapan mereka bakalan runtuh. sepakat?

nah terus buat aulia. menarik banget nih, aku jadi dapet info berharga dari kamu. makasih banget yua. oiya, sebelumnya salam kenal dulu ah… lam kenal…

bismillahirahmanirrahim

hmmm… aku pun menyadari kalo sebenernya amerika punya spirit untuk jadi hebat seperti sekarang. tapi sedihnya, kehebatan mereka bisa dikatakan berbanding lurus dengan keegoisan mereka. iya mereka hebat. tapi egois. iya mereka luar basa. tapi sombong. amerika emang negara kaya. tapi mereka kaya karena mereka “ngerampok” negara2 lain di dunia ini, termasuk ngerampok indonesia juga.

apakah ini yang kita inginkan? sebuah egoisme pribadi di mana kekayaan adalah suatu hal yang sangat dilestarikan, meski itu dengan menempuh segala cara? keadaan saat ini hanya akan membuat orang kaya makin kaya dan orang miskin makin miskin.

bukan kita menjauhi kekayaan. tapi sebaiknya kekayaan yang kita punya adalah kekayaan yang menyejahterakan. kekayaan yang bukan hanya kaya pribadi tapi juga kaya sosial. itulah yang gak dimiliki oleh amerika.

jadi tanpa disadari, dengan kita mendukung segala program2 amerika, sama artinya kita hanya akan membuat mereka semakin kaya.

sejujurnya banyak ilmuwan2 arab yang merupakan peletak dasar ilmu pengetahuan. tapi sedihnya, ilmu2 itu dicuri oleh orang barat dan diakui sebagai karya mereka. bukan karena orang timur tengah adalah lemah. tapi media saat itu lebih condong ke barat, sehingga mereka mendustakan dan menutupi segala sesuatu yang berasal dari timur tengah.

fashion macam apa yang kita inginkan? fashion minimalis yang memamerkan aurat dan memperlihatkan lekuk tubuh? fashion yang menjadikan pakaian sebagai kesombongan? itulah yang telah ditanamkan oleh barat kepada anak muda kita, fashion yang menjerumuskan. haruskah kita mengikutinya?

hmmm… holywood, sebuah korporasi besar dengan tangan2 yahudi yang bermain di belakangnya. hampir 80% orang yang terlibat dalam holywood adalah orang yahudi. semakin kita mendukungnya, maka cengkraman yahudi akan semakin merajalela.

termasuk dengan makanan2nya. ada korporasi yahudi disana. aku bakalan bilang kalo aku ini bodoh gara2 aku lebih milih mcdonald daripada nasi pecel. aku bakal bilang kalo aku ini bodoh lantaran lebih milih starbucks daripada susu. bodohnya aku, lebih memilih untuk mendukung program mereka daripada memberdayakan bangsaku.

plus, apa pengaruhnya obama dan mccain bagi kehidupan kita? masa depan kita ada di tangan kita sendiri, bukan di tangan mereka. mau itu obama atau mccain, kehidupan dunia tetap akan berjalan timpang seperti sekarang ini. adalah hal yang aneh jika kita menggantungkan hidup dan masa depan kita pada seorang yang menjadi pemimpin sebuah negara yang kebetulan adalah negara besar.

nggak semua yang dari barat itu buruk, ada beberapa bagian kecil yang alhamdulillah itu murni dan tulus dari mereka. namun sedihnya, media internasional yang berada di bawah kaki yahudi telah sukses membisikkan kita dengan halus bahwa apa2 yang keluar dari barat adalah sesuatu yang dipandang baik.

apakah kita bisa membangun indonesia jika baju yang kita kenakan adalah hasil produk barat? apakah kita bisa membangun indonesia jika perut kita diisi dengan makanan hasil produk barat? apakah kita bisa membangun indonesia jika pola pikir, budaya dan gaya hidup kita mengadopsi budaya barat?

indonesia harus mandiri. indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri. dan indonesia harus bisa menjadi negara besar yang menguasai dunia. tentunya bukan menguasai dunia dengan keegoisan dan kesombongan, tapi dengan rasa cinta dan kasih sayang kepada seluruh makhluk penghuni dunia ini.

dengan izin Alah dan dengan ucapan bismillah, insya Allah itu semua bukanlah sebatas impian belaka.

2008 Oktober 26 07:46

OpenIDckinknoazoro berkata…

eh iya ada yang kelupaan. thank q banget ya buat aulia atas segala informasinya. dari sini aku bisa dapet ilmu lebih banyak lagi. plus, wawasan ku juga jadi tambah luas. jangan bosen2 ngasi kritik yua, soalnya kritik macem ini lah yang akan meningkatkan kompetensi diri kita.

oh iya tulisan kamu ini boleh aku muat di blog ku juga ga? gara2 tulisan kamu, aku jadi terinspirasi buat bikin tulisan lagi. boleh ya… ya… ya…?

2008 Oktober 26 07:51

Bloggerauliarizda berkata…

hahaha, ga papa, komen aku dimuat aja.

iya, sayang banget nggak banyak yang tahu kalau dunia arab itu berkontribusi besar pada dunia renaisans eropa. saya juga mungkin nggak bakal tahu kalau dulu nggak sekolah dua tahun di pesantren (hahaha). tapi, by the way, tahu rafael santi? pelukis kenamaan italia itu dalam hidupnya pernah melukis Ibnu Rusyd di lukisan The School of Athens (itu lho! lukisan yang ada Socrates sama Platonya! pasti pernah ngeliat potongannya di buku PPKn) sebagai ungkapan kekaguman atas kontribusi beliau kepada ilmu pengetahuan dunia. itu artinya, paling enggak ada pengakuan dunia barat kepada dunia arab kan?

amerika itu memang egois. itu sudah wajar karena amerika adalah satu-satunya negara superpower di dunia, yang nggak punya musuh berarti karena semua negara maju toh juga pengen jadi sekutunya.
karena itu, diharapkan sekali amerika bisa mengubah prinsip politik luar negerinya menjadi good neighborhood policy, dan aktif menjaga perdamaian dunia, dan patuh kepada PBB. saya juga termasuk salah satu orang yang miris kok kenapa Amerika nggak sudi kalau Iran punya nuklir, padahal nuklirnya dimaksudkan untuk tujuan damai.

oleh karena itu, biar Amerika nggak sembarangan lagi ngacak-ngacak negara orang lain (misalnya: Irak), pemimpin Amerika haruslah orang yang berwawasan luas, nggak caper, nggak lemah mental, dan nggak sembarangan ngeluarin komando (secara presiden Amerika adalah Commander-In-Chief!).
Selain itu, karena saya orang yang liberalis dan bukan realis, saya mengusulkan agar PBB itu direformasi. Misalnya, kenapa sih bisa ada 5 negara yang punya hak veto? PBB harus menjadi kuat di hadapan Amerika nggak peduli apakah Amerika itu negara pendonor dana terbesar bagi PBB.

Oh ya, saya nggak pernah bilang kalau ‘kita menggantungkan hidup kita kepada seorang pemimpin yang kebetulan adalah pemimpin negara besar’,
tapi saya bilang bahwa ‘situasi politik internasional membuat kita benar-benar berharap sebuah negara besar seperti Amerika punya pemimpin yang qualified’.

Kenapa?
1. karena kalau Amerika dipimpin oleh orang yang bodoh dan nggak pede kayak Bush, bisa-bisa Amerika juga nyerang Indonesia (misalnya, kalo Indonesia dinilai gagal mengungkap jaringan Jamaah Islamiyah. Pakistan aja diinvasi kan gara-gara dinilai gagal menangkap Taliban?)

2.karena kalau Amerika dipimpin oleh orang yang menganggap perang sebagai sesuatu yang wajar, perang irak dan afghanistan akan terus terjadi. Padahal, orang-orang di Irak dan Afghanistan kan saudara kita seagama (bagi yang muslim, yah). kita pasti sedih kalau saudara kita tercabik-cabik karena perang.
3. karena pemimpin yang bodoh akan membawa Amerika ke dalam masa krisis ekonomi gara-gara hal yang seharusnya bisa dicegah seperti kejatuhan Freddie Mac dan Fannie Mae. Kalau Amerika kolaps, Indonesia yang ekonominya masih lemah akan hancur. lha wong UE aja
ketar-ketir gara-gara krisis finansial Amerika.

suka nggak suka, pemimpin AS pasti akan mempengaruhi kehidupan kita, entah pengaruhnya itu kecil atau besar. Itulah yang dinamakan butterfly effect. Kalau misalnya kita nggak mau kena imbas negatif dari pemimpin itu, ya kita buat Indonesia jadi negara maju.

kalau saya sih ngeliat film dari manfaatnya, bukan dari apa agama produsernya (saya nggak akan se black-and-white itu dalam menghakimi Yahudi). Misalnya, saya tahu Steven Spielberg itu Yahudi. Tapi saya suka Forrest Gump dan Saving Private Ryan. Dan saya tahu bukan cuma saya yang suka karena anak BEM juga banyak yang suka.
Saya akan menolak suatu film kalau film itu mempropagandakan suatu kebohongan. Saya nggak akan menolak Schindler’s List yang membuat saya simpatik kepada kaum Yahudi dan mengutuk holocaust sekeras mungkin tapi saya akan menolak mentah-mentah film Fitna.

Kalau soal fashion, saya pribadi sih nggak akan ikut-ikutan beli suatu pakaian cuma gara-gara itu produk barat. Saya juga suka batik keris, kok, misalnya.

saya juga sepakat kalau kita nggak bakal bisa memajukan indonesia dengan keadaan menerima begitu saja hegemoni barat. makanya, mulai sekarang, mari kita cintai negeri kita dan mari kita buat kepentingan nasional kita terwujud… :)

auliarizdaforworldwithoutstrangers

2008 Oktober 29 02:41

Bloggerauliarizda berkata…

eh iya lupa! salam kenal juga! Aulia, anak baru advokasi BEM-KM :)

2008 Oktober 29 02:50

OpenIDckinknoazoro berkata…

asw

wuah senangnya jadi rame…

disadari atau nggak disadari, sejujurnya semua yang bakal jadi presiden amerika adalah orang yang “lemah” dan “bodoh”.

lemah kepada siapa? lemah kepada yahudi tentunya.

bodoh kenapa? bodoh karena mereka menjual harga diri mereka kepada yahudi demi segenggam jabatan dan kekuasaan.

soalnya, amerika sekarang ini bener2 berada di bawah kaki yahudi. mccain atau obama pasti bakal lebih mengupayakan untuk menarik minat dari para yahudi disana yang jumlahnya nggak nyampe 10% dari total penduduk amerika, tapi mereka menempati pos2 penting disana.

gimana kalo ternyata yang jadi presidennya adalah orang yang tegas terhadap yahudi? iya, itu mungkin bisa aja. tapi, umurnya pasti nggak akan lama. contohnya adalah presiden amerika jaman dulu, si J.F Kennedy yang mati dibunuh di tengah jabatannya. plus, beberapa pejabat2 tinggi amerika lainnya yang pernah bersuara tegas terhadap yahudi, pada akhirnya mereka semua diturunkan dari jabatannya akibat lobi2 dan konspirasi yahudi yang nggak seneng ada yang berani menentang eksistensi mereka.

disini aku nggak berniat untuk menjelek2kin yahudi. tapi mungkin ada baiknya kalo coba kita cari referensi lebih jauh lagi tentang yahudi. soalnya semua media yang ada di dunia sekarang ini bener2 udah dikuasai yahudi yang intinya mempropagandakan mereka secara positif.

hari ini amerika emang jadi polisi dunia. tapi kita beranggapan demikian karena mereka mempropagandakannya ke kita, dan kita pun manut2 aja. kita emang butuh polisi, tapi bukan polisi yang zhalim dan sombong kaya gitu. jadi mari kita propagandakan balik bahwa amerika bukanlah polisi dunia yang kita harapkan.

aku baru denger tuh butterfly effect. aku taunya efek domino, yang prinsip kerjanya sama kaya domino, yaitu jika yang satu jatuh maka yang lainnya bakalan ikutan jatuh. itu yang harus kita hindari. kalo suatu hari nanti amerika jatuh, maka kita harus tetep bisa berdiri. gimana caranya? ya jangan bergantungan pada amerika yang suatu hari nanti bakalan jatuh, dan aku yakin kalo amerika emang insya Allah pasti jatuh nantinya.

mengenai film2 barat, itu bakalan susah kita hindari soalnya film mereka emang bermutu dan kita pun perlu hiburan inspiratif kaya gitu. tapi kita pun harus punya basic dan pertahanan diri yang kuat supaya film2 mereka nggak merasuki pola pikir kita.

intinya, mari kita menarsiskan diri kita bahwa Indonesia nggak selemah yang selama ini kita kira. kalo kita mau, kita bisa buat Indonesia jadi negara superpower plus polisi dunia. dengan syarat, ke-superpower-an Indonesia harus dimanfaatkan sebesar2nya demi kepentingan dunia dan kelangsungan hidup bumi ini.

insya Allah demikian. wasw

2008 Oktober 30 09:27

Nah kira2 begono. Semoga ini semua bisa jadi inspirasi buat kita semua. Dan jangan pernah berhenti bergerak, karena diam berarti mati. Gitu kata aktivis2 jaman sekarang. Kalo kata salah satu tokoh politik nasional, “Diam adalah Perbuatan”. Huehehehehe…

Karena tulisan ini sendiri udah makan 8 halaman di Microsoft Word, jadi gue nggak usah banyak komentar lagi ya. Kita akhiri aja sampe disini. Dadaaaaah…

Wassalamualaikum wr wb

PidatoBungTomo

Hei hei hei hei… Pada kenal sama Bung Tomo kan? Itu lho, pedagang angkringan di depan kosan. Eh salah…! Bung Tomo tuh adalah tokoh pahlawan nasional yang berasal dari Surabaya. Tanpa bermaksud merendahkan intelejensia lu2 semua, pasti lu2 semua udah pada kenal Bung Tomo dan sedikit banyak udah tau tentang seluk beluk kepahlawanan beliau. Kalo masih lupa juga, coba buka lagi buku2 jaman sekolah dulu.

Bung Tomo terkenal akan keberaniannya untuk mempertahankan kota Surabaya dari serangan kolonial Inggris di waktu itu. Dengan spirit nasionalisme yang tinggi, beliau kobarkan semangat kebangsaan di dada masyarakat Surabya untuk tidak tuduk kepada kolonial Inggris dan untuk mempertahankan diri sampai titik darah penghabisan.

Mau tau isi pidato Bung Tomo yang berhasil membakar semangat masyarakat Surabaya waktu itu? Kebetulan gue punya isi pidatonya nih. Gue lupa dapet dari mana, kalo nggak dari internet ya dari milis. Tapi insya Allah ini terpecaya kok. Berikut kira2 isi pidato Bung Tomo pada Peristiwa 10 November 1945:

Bismillahirrahmanir rahim…                           
Merdeka!!!

Saoedara-saoedara ra’jat djelata di seloeroeh Indonesia,
teroetama, saoedara-saoedara pendoedoek kota Soerabaja
Kita semoeanja telah mengetahoei bahwa hari ini tentara Inggris telah
menjebarkan pamflet-pamflet jang memberikan soeatoe antjaman kepada
kita semoea.
Kita diwadjibkan oentoek dalam waktoe jang mereka tentoekan,
menjerahkan sendjata-sendjata jang kita reboet dari tentara djepang.

Mereka telah minta supaja kita datang pada mereka itoe dengan
mengangkat tangan.
Mereka telah minta supaja kita semoea datang kepada mereka itoe
dengan membawa bendera poetih tanda menjerah kepada mereka.

Saoedara-saoedara,
didalam pertempoeran- pertempoeran jang lampaoe, kita sekalian telah
menundjukkan bahwa
ra’jat Indonesia di Soerabaja
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Maloekoe,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Soelawesi,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Poelaoe Bali,
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Kalimantan,
pemoeda-pemoeda dari seloeroeh Soematera,
pemoeda Atjeh, pemoeda Tapanoeli & seloeroeh pemoeda Indonesia jang
ada di Soerabaja ini,

didalam pasoekan-pasoekan mereka masing-masing dengan
pasoekan-pasoekan ra’jat jang dibentuk di kampoeng-kampoeng,
telah menoenjoekkan satoe pertahanan jang tidak bisa didjebol,
telah menoenjoekkan satoe kekoeatan sehingga mereka itoe terdjepit di
mana-mana

Hanja karena taktik jang litjik daripada mereka itoe, saoedara-saoedara
Dengan mendatangkan presiden & pemimpin-pemimpin lainnja
ke Soerabaja ini, maka kita toendoek oentoek menghentikan pertempoeran.
Tetapi pada masa itoe mereka telah memperkoeat diri, dan setelah
koeat sekarang inilah keadaannja.

Saoedara-saoedara, kita semuanja, kita bangsa Indonesia jang ada di
Soerabaja ini akan menerima tantangan tentara Inggris ini.
Dan kalaoe pimpinan tentara Inggris jang ada di Soerabaja ingin
mendengarkan djawaban ra’jat Indonesia,
ingin mendengarkan djawaban seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di
Soerabaja ini
Dengarkanlah ini hai tentara Inggris,
ini djawaban ra’jat Soerabaja
ini djawaban pemoeda Indonesia kepada kaoe sekalian

Hai tentara Inggris!,
kaoe menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera poetih takloek
kepadamoe,
menjuruh kita mengangkat tangan datang kepadamoe,
kaoe menjoeroeh kita membawa sendjata-sendjata jang kita rampas dari
djepang oentoek diserahkan kepadamoe

Toentoetan itoe walaoepoen kita tahoe bahwa kaoe sekalian akan
mengantjam kita oentoek menggempoer kita dengan seloeroeh kekoeatan
jang ada,
Tetapi inilah djawaban kita:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang
dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah & putih,
maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!

Saoedara-saoedara ra’jat Soerabaja,
siaplah keadaan genting
tetapi saja peringatkan sekali lagi, djangan moelai menembak,
baroe kalaoe kita ditembak, maka kita akan ganti menjerang mereka itu.

Kita toendjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.
Dan oentoek kita, saoedara-saoedara, lebih baik kita hantjur leboer
daripada tidak merdeka.
Sembojan kita tetap: MERDEKA atau MATI.

Dan kita jakin, saoedara-saoedara,
pada akhirnja pastilah kemenangan akan djatuh ke tangan kita
sebab Allah selaloe berada di pihak jang benar
pertjajalah saoedara-saoedara,
Toehan akan melindungi kita sekalian

Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…!
MERDEKA!!!

 

Subhanallah… Betapa jiwa patriotisme terpancar di sana… Adakah semangat sepert itu sekarang masih ada? Adakah keberanian seperti itu sekarang masih ada?

Kita mencari Bung Tomo-Bung Tomo selanjutnya, Bung Tomo generasi masa kini yang berani berkata tegas terhadap segala intimidasi dari pihak asing. Bung Tomo masa kini yang memilih untuk berjuang memperahankan negara daripada tunduk kepada keinginan pihak asing. Apakah sekarang ini semangat Bung Tomo seperti itu masih ada?

Terima kasih Bung Tomo. Terima kasih rakyat Surabaya. Kalian adalah pahlawan. Kalian adalah manusia2 luar biasa. Kalian adalah syuhada. Semoga rahmat Allah selalu menyertai kalian.

Kalian telah berikan apa yang kalian bisa. Kalian telah berikan apa yang kalian mampu. Kalian adalah guru bangsa. (loh kok kalimatnya mirip iklan PKS? Wah promosi nih… Hohoho…) Kalian adalah inspirator. Kalian adalah teladan bagi rakyat. Kini izinkanlah kami untuk meneruskan segala perjuangan kalian. Segala usaha kalian insya Allah tak kan sia2. Indonesia telah berdiri. Indonesia telah tegak. Dan kami disini akan selalu berusaha untuk menegakkan Indonesia lebih tegak lagi. Akan kami bawa bendera merah putih berkibar tegak menantang di langit biru. Insya Allah…

Dan semoga kita semua bisa berkumpul kembali nanti di jannah­-Nya. Wahai Bung Tomo. Wahai rakyat Surabaya. Rinduku padamu, wahai para pahlawanku…

EmbargoYourself

Auwououououououwooo… Jumpa lagi masih bersama C-Kink cute yang tetap cute dan insya Allah akan selalu cute sampai akhir zaman…

Beberapa waktu lalu di sebuah milis internet yang gue ikutin, gue dapet email yang isinya lumayan menarik dan mencerdaskan. Email yang gue rasa bakalan sayang banget kalo cuma gue sendiri yang baca dan selanjutnya cuma jadi hiasan di inbox gue. Karena itu gue ngerasa perlu untuk mempublikasikan email yang gue dapet itu kepada lu2 semua selaku penggemar C-Kink yang tergabung dalam C-Kink Fans Club.

Mau tau apa isi emailnya? Ini dia nih… Yuk dibaca.

 

Suatu pagi di bandar lampung, menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

 

Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

 

“Your country is so rich!”

 

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..

 

“Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia”

 

“Everything can be found here in Indonesia, u dont need d world”

 

“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!”

 

“Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia. 500.000 orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa terbayang uang yang masuk ke kami? apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang berobat.”

 

“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan indonesia masuk? ya benar2 panik. sangat berasa, we are nothing.”

 

“Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras. termasuk di singapura dan malaysia? kalian di indonesia dengan mudah dapat beras”

 

“Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari
bersinar. Petani disana menjual Rp3.000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri”

 

“Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalo kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari petani2 kita sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri.”

 

“Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world..”

 

sumber : indonesia siesta

 

Wuaouw… Wuaouw… Sekali lagi wuaouw… Sekarang, masihkah kita ragu dengan segala kemampuan dan segala prasayarat yang dimiliki Indonesia untuk menjadi negara besar di dunia? Harapannya tulisan singkat di atas mampu menggugah dan menyadarkan serta mencerdaskan kita semua. Untuk kesimpulannya, silahkan disimpulkan sendiri. Gue percaya lu2 semua punya kesimpulan yang sama kaya apa yang gue pikirin.

Jadi, marilah kita tegakkan kembali semangat berdikari, BERDIRI DI ATAS KAKI SENDIRI. Apa lagi yang perlu kita ragukan dari kekayaan bangsa ini?

ProtokolZionis

Upacara bendera hari Senin segera dimulai!

 

Masing-masing pemimpin pasukan mempersiapkan pasukannya!

 

Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara!

 

Pernah denger ucapan2 barusan? Buat lu2 semua yang pernah menjalani bangku sekolah, tentunya udah nggak asing lagi dengan kalimat2 tersebut. Kecuali kalo lu adalah orang yang suka cabut dan bolos-an di hari Senin, jadi nggak ikut upacara penaikan bendera. Duh dasar, masih sekolah kok udah suka bolos sih? Mau jadi apa bangsa ini nantinya…

Kita kembali ke jalurnya. Di setiap upacara penaikan bendera hari Senin, ucapan2 di atas selalu keluar dari bibir seseorang atau 2 orang yang bertugas membawakan acara, atau bahasa kerennya: Protokoler. Sekali lagi, protokoler. Udah nggak asing kan dengan istilah protokoler?

Nah sekarang coba liat ke judul tulisan ini, “Protokol Zionis”. Kali ini kita bakalan ngebahas tentang Protokol Zionis. Loh, terus apa hubungannya dengan protokoler? Di 2 paragraf sebelom ini kan kita ngomongin tentang protokoler, emang apa hubungannya prokoler sama Protokol Zionis? Sejujurnya sih nggak ada. Kecuali adalah bahwa kata “protokoler” memiliki unsur kata “protokol” yang diberi imbuhan “-er”. Udah itu aja, selebihnya nggak ada sama sekali.

Oke, mari kita buang jauh2 segala pemikiran kita tentang protokoler di dalam pembahasan ini, karena kita nggak akan ngebahas protokoler, melainkan tentang Protokol Zionis. Sekali lagi, Protokol Zionis. Dua kali lagi, Protokol Zionis Protokol Zionis. Tiga kali lagi, Protokol Zionis Protokol Zionis Protokol Zionis. Dan seterusnya, dan seterusnya, dan seterusnya…

Apa itu Protokol Zionis? Secara definitif, gue juga kurang ngerti arti definitifnya. Tapi sesuai namanya, Protokol Zionis adalah semacam kesepakatan yang dibuat oleh orang2 Yahudi Zionis, yang intinya bertujuan untuk membentuk sebuah tatanan dunia baru (new world order) yang sesuai dengan keinginan mereka. Jadi kalo hari ini kita seringkali ngeliat konspirasi2 Yahudi dan kedzhaliman2nya, nggak menutup kemungkinan kalo itu terjadi karena mereka menjadikan Protokol Zionis ini sebagai rujukannya.

Daripada berlama2, mendingan sekarang langsung aja nih diliat pasal2 apa aja yang terdapat di dalam Protokol Zionis. Yuk mari…

 

1.       Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.

2.       Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.

3.       Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.

4.       Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.

5.       Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.

6.       Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.

7.       Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.

8.       Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.

9.       Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.

10.   Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.

11.   Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.

12.   Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.

13.   Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.

14.   Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.

15.   Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.

16.   Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.

17.   Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.

18.   Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.

19.   Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.

20.   Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.

21.   Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.

22.   Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.

23.   Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.

24.   Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.

25.   Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya.

 

Hooooaaaahhhmmm… Itu dia isi dari Protokol Zionis. SIlahkan dibaca baik2. Perhatikan baik2. Cermati baik2. Pahami baik2. Dan pelajari baik2.

Nggak bisa dipungkiri kalo kejadian2 yang terjadi di dunia ini baik itu skala kecil maupun skala global, merupakan bagian dari agenda konspirasi Yahudi sebagaimana yang tersirat dalam Protokol Zionis. Protokol Zionis itu udah ada dari sejak sekitar 100 taun yang lalu. Dan sedikit banyak, mereka telah berhasil melaksanakan agenda2 sebagaimana yang tercantum dalam Protokol Zionis tersebut.

Kenapa Yahudi bisa sukses menjalankan Protokol Zionis dan berhasil menguasai dunia? Orang2 Yahudi emang dikauniai otak yang cemerlang. Tapi mestinya itu bukan jadi alasan bahwa Yahudi dengan liciknya berhasil menguasai dunia akibat kecemerlangan otak mereka.  Alasan lain kenapa Yahudi dengan Protokol Zionisnya bisa menguasai dunia adalah karena kita sendiri. Iya, karena kita sendiri, karena KITA MAU DIBODOHI OLEH MEREKA.

Kita selaku manusia, dengan BODOHNYA menerima dan membuka tangan terhadap segala upaya2 Yahudi untuk menghancurkan kita. Kita dengan BODOHNYA bersedia menjadi budak2 Yahudi hanya demi imbalan materi duniawi semata. Dan kita dengan BODOHNYA menjual harga diri kita kepada Yahudi untuk mereka kuasai.

Silahkan baca kembali Protokol Zionis diatas. Perhatikan poin demi poin yang ada di dalamnya. Kalo udah baca dan udah sadar, sekarang MASIHKAH KITA MAU DIBODOHI OLEH MEREKA? Banyak usaha2 yang dilakukan oleh konspirasi Yahudi untuk menguasai kita. Dan sekarang setelah kita membaca beberapa usaha mereka yang tercantum dalam Protokol Zionis, MASIHKAH KITA DIAM SAJA DAN MEMBIARKAN YAHUDI MEMBODOHI DIRI KITA?

Jadi, segeralah kita bangun! Sadarlah! Bergeraklah dan lakukan sesuatu untuk menyelamatkan diri kita, keluarga kita, saudara kita, lingkungan kita, negara kita dan dien kita dari pembodohan Yahudi! Mungkin tulisan gue ini bertendensi untuk dipantau oleh Yahudi dan diblokir, bahkan mungkin juga dibredel. Tapi sekali lagi yang bisa gue katakan adalah, cukuplah Allah sebagai pelindung, dan Dia adalah sebaik2 pelindung. Jangan takut dan jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita. Barangsiapa menolong agama Allah, maka pertolongan Allah akan datang. Insya Allah demikian…

LogoPPM

Logo PPM

TransparansiPPM

Nomor : CK/KM/1/1/12/08

Transparansi

 

Transparansi. Apa itu transparansi? Kertas tembus pandang yang biasa dipake dosen-dosen jaman semono buat mempresentasikan materi kuliah di depan kelas? Yang pake OHP? Hmmmm… Iya, itu namanya kertas transparansi. Tapi bukan transparansi itu yang kita maksud. Transparansi disini tuh maksudnya itu lho, yang sering kita liat di jalan raya. Ada mobil, motor, taksi, bus, truk, dll. Atau, mungkin juga kereta api, kapal laut, pesawat dan semacamnya. Duh, itu mah transportasi…

Jadi apa itu transparansi? Sebagaimana yang telah kita pelajari di pelajaran Geografi di bangku sekolah dulu, transparansi adalah perpindahan penduduk dari kota ke desa, atau perpindahan penduduk dari daerah yang padat penduduknya ke daerah yang jarang penduduknya. Loh loh loh loh. Bukannya itu transmigrasi? Oh iya… Piye toh…

Oke. Setelah kita menghabiskan 2 paragraf tanpa guna seperti di atas, maka izinkanlah kami untuk kembali ke jalan yang lurus. Jadi transpansi disini berasal dari kata transparan. Eits jangan pada mikir yang aneh-aneh dulu kalo denger kata transparan. Yeee… Siapa juga yang mikirnya aneh-aneh…

Cukup, cukup. Tanpa banyak omong lagi, kami dari Partai Pemersatu Mahasiswa ingin men-transparansi-kan tentang struktur kepengurusan dari partai kami yang lucu dan imut-imut ini. Seperti kata pepatah, “tak kenal maka tak sayang” yang sering diutak-atik menjadi “tak kenal maka ta’aruf”, jadi di sini mari kita berkenalan dengan makhluk-makhluk yang bersemayam di dalam Partai Pemersatu Mahasiswa. Siapa aja sih orang-orangnya? Ini dia nih. Tekan tuts-nya dan mainkan…

 

Ketua umum : C-Kink Sahid Syaifullah / Teknik Nuklir 2006

Divisi humas : M. Sultan Iskandarsyah / Teknik Nuklir 2006

Rizky Febrianto / Fisika Teknik 2007

Divisi kaderisasi : Asep Budi Lestiyono / Teknik Nuklir 2006

M. Zain Fuadhi / Fisika Teknik 2007

Divisi media opini : Ida Sukmawati / Perencanaan Wilayah & Kota 2007

Martyas Listyaningrum / Teknik Kimia 2007

Dewan pimpinan jurusan : Akhyar Iqbal Alzuhri / Teknik Mesin 2007

Ahmad Nasikun / Teknik Elektro 2007

 

Nah itu dia orang-orangnya. Kok cuma 9 orang? Sebenernya konstituen Partai Pemersatu Mahasiswa tuh ada banyak, tapi yang jadi pengurus inti ya mereka yang namanya disebut di atas. Setelah tau siapa aja orangnya, harapannya rekan-rekan Fakultas Teknik dapat memahami kiranya seperti apakah background dari partai ini. Yuk, mari kita rame-rame nyoblos Partai Pemersatu Mahasiswa. Yuuuuuk…

 

Promo ini didukung oleh: 

Partai Pemersatu Mahasiswa

Line Telephone : 08994178249

ProfilPPM

Profil

PARTAI PEMERSATU MAHASISWA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Alkisah di sebuah universitas ternama di Indonesia yang bernama Universitas Gadjah Mada (UGM), tersebutlah sebuah fakultas yang bernama Fakultas Teknik. Di salah satu sudut Fakultas Teknik, di bawah pohon rindang dan beralaskan koran bekas, terlihat beberapa orang anak manusia sedang berkumpul bersama. Berkumpul sembari berdiskudi dan membentuk suatu forum. Berkumpul untuk mendeklarasikan berdirinya sebuah partai mahasiswa untuk lingkup Fakultas Teknik UGM yang bernama Partai Pemersatu Mahasiswa.

11 Juni 2008. Adalah tanggal dimana berkumpulnya mahasiswa-mahasiswa tersebut untuk mendeklarasikan sebuah partai baru. Sebuah partai yang merupakan perwujudan dari aspirasi mahasiswa. Sebuah partai yang ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air yang kini telah mulai luntur di dada para mahasiswa. Sebuah partai yang ingin membawa Indonesia menjadi negara yang besar dan berjaya. Sebuah partai yang ingin membangun persatuan di kalangan mahasiswa. Sebuah partai yang bernama Partai Pemersatu Mahasiswa.

Sekalipun baru seumur jagung, tapi partai ini tidak hendak menjadi partai musiman yang hanya muncul 1 tahun sekali di masa kampanye saja. Partai ini hendak menyebarkan virus-virus cinta tanah air kepada seluruh mahasiswa Fakultas Teknik UGM demi terciptanya sebuah cita-cita bersama, yaitu “Membangun Indonesia!”

Dan dengan hadirnya partai ini, diharapkan keinginan untuk membangun Indonesia bukan lagi hanya sebuah cita-cita belaka, tapi akan segera terwujud dalam kehidupan nyata. Insya Allah.

AD/ART PPM

PARTAI PEMERSATU MAHASISWA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Pendahuluan

Pernah ada… Rasa cinta…

Antara kita… Kini tinggal kenangan…”

Itu tadi sebuah lagu yang saat ini sedang booming-booming nya dan laris diputar dimana-mana, yang sama sekali TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan partai ini…

Dari hari ke hari, Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini semakin berada dalam keadaan yang memperihatinkan. Terjadinya krisis di segala bidang, runtuhnya nilai-nilai moral dan akhlak, kurangnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air, serta kepribadian dan pola pikir yang telah digerogoti oleh pihak-pihak asing yang ingin menghancurkan negara ini secara perlahan.

Di sisi lain, disadari ataupun tidak, sebenarnya masih banyak individu-individu yang masih memiliki jiwa nasionalisme dan cinta tanah air yang tinggi. Mereka memiliki niat, semangat, keinginan dan cita-cita untuk menyelamatkan bangsa ini. Mereka ada dimana-mana, tidak hanya di panggung politik dan dunia layar kaca, tapi juga di pelosok-pelosok yang tak pernah kita duga sebelumnya.

Atas dasar itulah maka dibentuklah sebuah wadah untuk menampung individu-individu tersebut dalam sebuah partai yang bernama Partai Pemersatu Mahasiswa, atau disingkat PPM. Seperti namanya, partai ini merupakan sebuah wadah penyalur aspirasi bagi individu-individu yang belum memiliki tempat untuk menyalurkan aspirasi dan mewujudkan cita-citanya

Tujuan akhir dari partai ini adalah untuk membawa Indonesia menjadi negara yang besar dan mendunia, dengan izin Allah. Namun kebesaran Indonesia ini bukanlah hanya kebesaran semu yang mengagung-agungkan harta, tahta, kekayaan maupun jabatan, tapi juga disertai dengan jiwa-jiwa yang berakhlak, bermoral, berbudi pekerti, bertakwa, religius dan teladan-teladan lainnya yang sesuai dengan tuntunan-Nya, sebagaimana telah dicontohkan oleh utusan-Nya, Muhammad Rasulullah saw.

Meyakini bahwa tujuan itu dapat dicapai dengan taufiq dan hidayah Allah SWT serta usaha-usaha teratur, terencana, penuh kebijaksanaan, maka dengan ucapan Bismillah, kami mahasiswa Fakultas Teknik UGM yang terhimpun dalam satu satu organisasi Partai Politik Mahasiswa PPM, digerakkan dengan pedoman berbentuk Anggaran Dasar sebagai berikut :

BAB I

NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1

Nama

Organisasi ini bernama Partai Pemersatu Mahasiswa, disingkat PPM.

Pasal 2

Waktu dan Tempat Kedudukan

PPM didirikan di Yogyakarta pada tanggal 11 Juni 2008 M untuk waktu yang tidak ditentukan.

BAB II

ASAS

Pasal 3

Asas

PPM berasaskan nasionalisme dan religi yang sesuai dengan tuntunan-Nya.

BAB III

TUJUAN,USAHA DAN SIFAT

Pasal 4

Tujuan

Membentuk mahasiswa yang memiliki nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air serta ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pasal 5

Usaha

a. Menanamkan budaya cinta tanah air dan keinginan untuk membawa negara Indonesia menjadi negara besar dan berjaya di dunia.

b. Mengembangkan potensi mahasiswa dan membentuknya untuk digunakan sebesar-besarnya demi kemakmuran bangsa dan negara.

c. Berperan aktif dalam dunia kemahasiswaan, perguruan tinggi dan masyarakat.

d. Usaha-usaha lain yang sesuai dengan asas organisasi serta berguna untuk mencapai tujuan.

Pasal 6

Sifat

PPM bersifat independen dan terbuka

BAB IV

LANDASAN, FUNGSI, STATUS DAN PERAN

Pasal 7

Landasan

Pedoman PPM ini dilandaskan atas :

  1. Landasan idiil: Membentuk mahasiswa yang memiliki nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air serta ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

b. Landasan Konstitusional : AD/ART PPM dan kebijakan-kebijakan konvensional.

  1. Landasan Historis : Rasa tanggung jawab dan perjuangan mahasiswa.

Pasal 8

Fungsi

POGaPuP memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. Fungsi Pendidikan : PPM mengembangkan proses berpikir kritis, pendidikan politik dan organisasi.
  2. Fungsi Sosial : Turut serta dalam pemberdayan mahasiswa sesuai fungsi pendidikan PPM untuk kesejahteraan masyarkat luas.
  3. Fungsi Ekonomi : PPM harus mampu mandiri dalam mengembangkan kewirausahaan dan praktek-praktek profesi serta berpihak pada ekonomi kerakyatan.
  4. Fungsi Pemersatu : PPM sebagai wadah pemersatu keanekaragaman budaya bangsa.
  5. Fungsi Lembaga : PPM sebagai lembaga penyalur aspirasi mahasiswa.

Pasal 9

Status

Status PPM merupakan kesatuan mahasiswa Fakultas Teknik UGM yang dibentuk untuk menyalurkan aspirasi mahasiswa.

Pasal 10

Peran

PPM berperan sebagai organisasi perjuangan, pendidikan dan pembinaan.

BAB V

KEANGGOTAAN

Pasal 11

Keanggotaan

Anggota PPM adalah mahasiswa Fakultas Teknik UGM dalam akademik berjalan.

BAB VI

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 12

Kekuasaan

Kekuasaan dipegang oleh Musyawarah Besar (Mubes) anggota PPM.

Pasal 13

Kepemimpinan

Kepemimpinan organisasi dipegang oleh Pengurus PPM.

Pasal 14

Majelis Penasehat

Majelis Penasehat adalah majelis Pekerja Mubes.

Pasal 15

Badan-badan Khusus

Untuk melaksanakan tugas dan kewajiban, apabila dianggap perlu, maka pengurus dapat membentuk lembaga-lembaga dan badan-badan khusus lainnya dibawah naungan PPM.

BAB VII

PERBENDAHARAAN

Pasal 16

Harta benda PPM diperoleh dari :

  1. Uang pangkal, iuran dan dana anggota.
  2. Usaha-usaha yang sah, halal dan tidak mengikat.

BAB VIII

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PEMBUBARAN

Pasal 17

Perubahan Anggaran Dasar dan pembubaran organisasi hanya dapat dilakukan oleh MUBES anggota PPM.

BAB IX

ATURAN TAMBAHAN DAN PENGESAHAN

Pasal 18

Aturan Tambahan

Yang belum diatur dalam Anggaran Dasar dimuat dalam Anggaran Rumah Tangga atau perauturan/peraturan dan ketentuan-ketentuan tersendiri yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar.

Pasal 19

Pengesahan

Pengesahan Anggaran Dasar PPM ditetapkan pada MUBES tanggal 18 September 2008 bertempat di Yogyakarta.


Anggaran Rumah Tangga

PARTAI PEMERSATU MAHASISWA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS GADJAH MADA

BAB I

KEANGGOTAAN

Pasal 1

Masa Keanggotaan

Anggota habis masa keanggotaannya karena :

  1. Telah menyelesaikan masa studinya di UGM.
  2. Atas permintaan sendiri.
  3. Diberhentikan atau dipecat.
  4. Meninggal dunia.

Untuk staff ahli atau staff khusus akan diatur kemudian.

Pasal 2

Hak dan Kewajiban

Hak anggota :

Semua anggota memilki hak mengeluarkan pendapat, mengajukan usul atau pernyataan secara lisan maupun secara tertulis kepada pengurus, mengikuti seluruh kegiatan PPM dan mempunyai hak untuk memilih dan dipilih.

Sedangkan kewajiban anggota adalah :

  1. Membayar uang pangkal dan iuran organisasi. Namun hal ini tidak mengikat.
  2. Menjaga nama baik organisasi.
  3. Berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan PPM.
  4. Berjuang secara aktif mewujudkan tujuan PPM.

Pasal 3

Rangkap Anggota dan Rangkap Jabatan

Dalam keadaan tertentu anggota PPM dapat merangkap menjadi anggota atau pengurus organisasi lain atas persetujuan pengurus PPM.

Pasal 4

Skorsing dan Pemecatan

Anggota dapat diskor/dipecat karena :

  1. Bertindak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh PPM.
  2. Bertindak merugikan atau mencemarkan nama baik PPM.

Anggota yang diskor atau dipecat dapat melakukan pembelaan dalam forum yang ditunjuk untuk itu. Mengenai skorsing/pemecatan dan tata cara pembelaan, diatur dalam ketentuan/peratuaran sendiri.

BAB II

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 5

Kekuasaan

  1. Musyawarah Besar (Mubes) merupakan musyawarah seluruh anggota PPM.
  2. Mubes memegang kekuasaan tertinggi organisasi.
  3. Mubes diadakan 1 (satu) tahun sekali.
  4. Dalam keadaan luar biasa, Mubes dapat diadakan menyimpang dari pasal 5 ayat c.
  5. Dalam keadaan luar biasa, Mubes dapat diselenggarakan atas inisiatif seluruh anggota dengan persetujuan sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) jumlah seluruh anggota.
  6. Mubes memilki wewenang menetapkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Pedoman-Pedoman Pokok, Garis-garis Besar Pokok Perjuangan Organisasi dan Progran Kerja Umum.
  7. Memilih Pengurus dengan jalan memilih Presiden.
  8. Menetapkan calon-calon Majelis Pekerja Mubes.
  9. Menetapkan tempat dan waktu penyelenggaran Mubes.

Pasal 6

Struktur, Masa JabatanTugas dan Wewenang Pimpinan

Adapun struktur pengurus adalah :

  1. Struktur Pengurus meliputi Dewan Pimpinan Fakultas (DPF) dan Dewan Pimpinan Jurusan (DPJ).
  2. Formasi Pengurus DPF dan DPJ sekurang-kurangnya terdiri dari Ketua Umum dan Administrasi.
  3. Apabila dianggap perlu, maka dapat membentuk beberapa departemen yang mempunyai bidang kerja yang berbeda-beda.
  4. Apabila Ketua Umum tidak dapat menjalankan tugas/non aktif ataupun sedang melaksanakan tugas organisasi keluar maka dapat dipilih Ketua Umum oleh sidang pleno pengurus.

Masa jabatan :

a. Masa jabatan DPF dan DPJ adalah 1 (satu) tahun terhitung sejak pelantikan atau serah terima jabatan dari pengurus demisioner sebelumnya.

b. Setiap personalia pengurus tidak diperbolehkan untuk menjabat lebih dari dua periode kepengurusan.

Tugas dan wewenang :

a. Melaksanakan hasil-hasil ketetapan Mubes.

b. Menyampaikan ketetapan dan perubahan penting yang berhubungan dengan POGaPuP ke seluruh anggota.

c. Menyelenggarakan Mubes pada akhir periode.

d. Menyiapkan draft materi Mubes.

  1. Menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban kepada anggota melalui Mubes.
  2. Dapat menskorsing, memecat dan merehabilitasi secara lansung terhadap anggota ataupun pengurus.

Pasal 7

Majelis Pekerja Mubes (Majelis Penasehat)

a. Mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan Mubes yang dijalankan Pengurus.

b. Memberikan usul kepada pengurus untuk melancarkan pelaksanaan ketetapan-ketetapan Mubes baik diminta atupun tidak diminta.

c. Bersama pengurus menyiapkan draft materi Mubes.

d. Mengenai jumlah keanggotaan dan masa jabatan Majelis Pekerja Mubes (Majelis Penasehat) ditetapkan di Mubes.

Pasal 8

Badan-badan Khusus

Pembentukan lembaga atau badan-badan khusus disesuaikan mengenai kebutuhan dan keinginan pengurus maupun anggota yang nantinya akan ditetapkan melalui Mubes.

Pasal 9

Alumni PPM

Alumni adalah anggota PPM yang telah habis masa keanggotaannya.

Pasal 10

Keuangan

Besarnya uang pangkal dan iuran anggota ditetapkan oleh pengurus setelah dimusyawarahkan dengan Majelis Penasehat. Namun hal ini tidak mengikat.

BAB III

ATRIBUT ORGANISASI

Pasal 11

Lambang dan atribut organisasi lainnya diatur dan ditetapkan oleh Mubes.

BAB IV

PERUBAHAN AD/ART

Pasal 12

  1. Perubahan AD/ART hanya dilakukan oleh Mubes.
  2. Rencana perubahan AD/ART disampaikan kepada seluruh anggota selambatlambatnya sebulan sebelum Mubes.

BAB V

PEMBUBARAN

Pasal 13

Pembubaran PPM hanya dapat dilaksanakan oleh Mubes

Pasal 14

Keputusan pembubaran PPM sekurang-kurangnya harus disetujui oleh 2/3 peserta Mubes

Pasal 15

Harta benda (inventaris) PPM sesudah dibubarkan harus diserahkan kepada yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan.

BAB VI

ATURAN TAMBAHAN

Pasal 16

Anggota PPM harus mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini dan barang siapa melanggarnya akan dikenakan sanksi-sanksi organisasi sebagaimana yang diatur dalam ketentuan tersendiri.

Pasal 17

Beberapa aturan dan ketentuan yang belum terakomodir didalam AD/ART ini, akan ditetapkan kemudian pada aturan dan ketentuan organisasi tersendiri.

BusyNovember

Hoooaaahm… Halo para pembaca blog C-Kink di seluruh penjuru dunia binatang di manapun kalian berada, long taim no si. Its bin a long taim sins de las taim wi met. Ai was so bisi det ai cennot apdet mai laveli blog. Dont bi sed abaut det, bicaus i will bi bek en bi acktiv egen leter. So plis dont miss mi enimor, bicos aim alredi hir. Huehehehehe…

Huah, bahasa apaan tuh di atas? Bahasa Prancis yua? Ya kita anggap aja demikian. Intinya, gue minta maaf sebesar2nya kepada lu semua kalo kemaren2 blog gue kurang aktif (bukan kurang aktif, tapi emang gak aktif). Ini gara2 bulan November adalah bulan yang melelahkan (bukan bulan November aja, semua bulan pun melelahkan). Banyak anget job gue di bulan ini, mulai dari ngebencong di lampu merah, ngeladenin bokingan tante2, jadi penari striptis di arisan ibu2 sampe mijetin janda2 yang kesepian. Astagfirullah… Gara2 kebanyakan kerjaan, badan gue sekarang jadi kurus kering kaya gini. Padahal dulu kan perut gue six pack gitu loh…

Wuah seperti biasa udah mulai ngaco nih. Oke, jadi gini aja. Minggu pertama November itu gue lagi menjalani UTS. What is UTS? You know UTS? UTS yang biasa nongol di tengah2 semester merupakan kependekan dari Ujian Tidak Serius. Sementara UAS yang di akhir semester merupakan kependekan dari Ujian Agak Serius. Lah terus ujian seriusnya kapan donk?

UTS yang nggak serius itu Insya Allah beres. Lalu tiba2 terjadilah sebuah bencana. UGM kena puting beliung! Iya, kampus UGM yang katanya kampus kerakyatan (tapi kenyataannya adalah kampus yang menyengsarakan rakyat) kesapu puting beliung pada hari Jumat sore November. Akhirnya UGM kena azab juga gara2 terlalu kapitalis. Hohohoho…

Gak semua UGM sih yang kena, cuma di sepanjang Boulevard plus GSP sama di Sekip aja. Tapi tetep aja parah. Pohon2 bertumbangan. Kabel2 berjatuhan. Daun2 berserakan. Kucing2 berkeliaran. Dan Teletubbies berpelukan. Berpelukaaan…

Lalu gue dan rekan2 BEM KMFT UGM sepakat untuk membantu meringankan beban mereka yang ketimpa musibah itu. Akhirnya gue turun ke jalan ngebantuin mereka yang secara langsung terkena akibat dari puting beliung itu. Gue dan rekan2 bantu motong2in pohon, ngangkut2in kayu, dll. Cerita lengkap tentang puting beliung ini mungkin dibahas kapan2 aja ya.

Setelah masalah puting beliung yang ternyata merugikan UGM sebesar 12 miliar rupah itu beres, terus gue langsung menghadapi yang namanya LMT, Leadership Manajemen Training yang diadakan di Kaliurang pada tanggal 15 – 16 November. LMT ini semacam makrab buat anak2 barunya BEM. Disini gue emang bukan jadi panitia, tapi dengan posisi gue sebagai Ketua Departemen Kajian Strategis BEM KMFT UGM, gue harus ikut serta bantu2 disana. Jadi pemandu, moderator, fasilitator, supervisor, dan istilah2 berakhiran “or” lainnya seperti nyosor, bolor, molor, kolor ataupun pelor. Ih nggak nyambung deh…

Iya, LMT itu mulai dari hari Sabtu jam 7 pagi sampe hari Minggu jam 2 siang. Itu bersihnya. Kalo kotornya dari Sabtu jam 6 pagi sampe Minggu jam 4 sore. Plus, setelah hari Minggu jam 4 sore, gue tidur semaleman sampe besok paginya. Pokoknya 2 hari itu bener2 full. Jadi semua job2 gue yang rencananya gue kerjain di hari Sabtu atau Minggu itu, gue rapel di hari2 sebelumnya.

Selesai LMT, tanggal 22 – 23 November Kastrat ngadain acara seminar & training riset. Bekerja sama dengan LPKTA. Disini gue ikut kepanitiaan dan terdaftar sebagai Bendahara. Baru liat kan bendahara ganteng kaya gini… Hohohoho… Seminar dan training riset yang 2 hari ini juga cukup menguras tenaga. Tapi lumayan juga bisa dapet penyegaran, soalnya peserta seminar risetnya banyak yang kinclong2 lho…

Oh sebelomnya tanggal 20 November gue dan Departemen Sosmas BEM KMFT UGM ngadain donor darah, bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan PMI (duh kenapa harus PMI, kenapa nggak Mer-C aja). Dan karena partner kita adalah anak2 Kedokteran yang terkenal kinclong2 dan tajir2, lagi2 gue juga dapet penyegaran disana. Huehehehe… Ternyata niatnya nggak bagus ya…

Okeh, akhirnya seminar dan training riset beres. Terakhir, di minggu terakhir bulan November, waktunya untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu Teknik. Setiap akhir taun, Fakultas Teknik ngadain semacem pemilu gitu buat suksesi ketua BEM. Pemilu ini diikutin oleh calon ketua BEM dan Partai Mahasiswa. Nah kebetulan di sini gue punya yang namanya partai mahasiswa, jadi gue harus bergerak kesana-kemari untuk mendaftarkan partai gue supaya bisa ikut pemilu teknik kali ini.

Syarat pendaftarannya keliatannya sih gampang, tapi ternyata ya emang gampang. Hohoho… Nggak juga kok. Kita perlu ngumpulin 75 KTM (Kartu Tunai Mandiri. Eh itu mah ATM. KTM tuh Kartu Tanda Mahasiswa) yang minimal harus ada di 5 Jurusan dengan 10 KTM per jurusannya. Terus bikin AD/ART, struktur kepengurusan, profil, dan bla bla bla bla lainnya. Deadline pendaftaran peserta pemilu adalah tanggal 26, dan tanggal 27 batas akhir verifikasinya. Akhirnya jadilah selama 2 hari itu, tanggal 25 dan 26, gue bergerilya melengkapi berkas2 tersebut. Alhadulillah lulus, dan kini partai gue yang bernama Partai Pemersatu Mahasiswa itu sedang bersiap2 untuk menghadapi Pemilu Teknik yang akan diadakan tanggal 15 – 16 Desember nanti.

Plus, sejak tanggal 24 November kemaren sampe 3 Desember, Bank Syariah Mandiri (BSM) buka gerai di plaza KPTU Fakultas Teknik UGM. Dan ketika sebelomnya orang BSM dateng ke BEM buat minta izin dan minta bantuan, kebetulan gue lah yang menyambut dan menerima kedatangan mereka. Karena gue adalah orang pertama yang mereka temuin, akhirnya BSM sekalian minta tolong gue dan 3 ekor rekan gue buat jadi semacam Outsource selama BSM buka gerai di KPTU. Outsource disini tuh fungsinya untuk menyoliasisasikan BSM ke masyarakat Teknik dan supaya masyarakat Teknik mau membuka rekening dan menjadi nasabah BSM. Istilahnya aja Outsource, tapi kerjanya sih sales. Huehehehe… Akhirnya selama beberapa hari itu gue nyambi magang jadi Outsource nya BSM.

Satu lagi. Hari Jumat 28 November gue dan rekan2 Teknik Nuklir manggung (baca: ngeband) di parkiran jurusan, sekaligus audisi tingkat Jurusan/Program Studi buat manggung di TechFest, pensinya anak Teknik. Disitu kemaren gue selaku bassis ngebawain lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” yang udah gue aransemen ulang dengan menyisipkan theme song Doremon di dalemnya. Sama lagu “Cukup Siti Nurbaya” punya Dewa. Alhamdulillah band gue lolos audisi buat mewakili Teknik Nuklir di TechFest, soalnya band dari Teknik Nuklir yang nampil cuma band gue doank. Huehuehue…

Otreh, itulah ke-busy-an gue selama bulan November ini. Dimohon supaya para penggemar C-Kink mania di seluruh penjuru dunia mau mengerti dan mau memahami. Hohohoho… Nah untuk sementara ini, agenda gue yang terdekat adalah Pemilu Teknik. Karena gue punya partai yang namanya Partai Pemersatu Mahasiswa dan gue sebagai ketua partainya, maka gue punya tanggung jawab untuk menyoliasisasikan partai gue ini ke seluruh lapisan masyarakat Teknik, atau bahasa kerennya: kampanye!

Masa kampanye ini berlangsung dari tanggal 1 sampai 12 Desember. Plus ntar pencoblosannya tanggal 15 – 16 Desember. Sementara di tanggal 13 ada TechFest. Nah, yang lebih urgen disini adalah masalah Pemilu Teknik. Jadi, tanpa mengurangi rasa hormat gue kepada seluruh fans C-Kink mania, izinkanlah gue untuk mengalihfungsikan blog gue ini sebagai media kampanye. Kampanye atas nama Partai Pemersatu Mahasiswa. Sepakat? Sepakaaat…!!! Kalo nggak sepakat ya nggak apa2, nggak mengubah pendapat gue kok. Hohohohoho…

Jadi, silahkan nikmati segala seluk beluk tentang Partai Pemersatu Mahasiswa selama beberapa hari ke depan ini. Yuk yah…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.