UangkuAdalahUangmu,UangmuYaUangmu

Beberapa waktu lalu bini gue minta izin ke gue untuk menggunakan uangnya yang dia peroleh dari hasil nari di suatu acara untuk dia gunakan atas suatu keperluan. Biarpun ga kerja, bini gue emang punya usaha sendiri yaitu ngajar nari tradisional ataupun perform nari di acara-acara semacem seminar atau event-event budaya gitu. Tanpa perlu panjang lebar, gue langsung mengizinkan bini gue menggunakan uangnya untuk keperluan tersebut. Bini gue terheran-heran dengan kemudahan gue untuk memberikan izin, yang gue balas dengan sebuah senyum beserta sebuah riwayat yang pernah gue denger atau baca tapi lupa kapan dan dimana.

Read the full post »

WorkLifeBalance

Berangkat dari postingan di salah satu group whatsapp berupa gambar sebagaimana ditampilkan di bawah ini…

WorkLifeBalance

…obrolan berlanjut mengenai permasalahan work-life balance alias keseimbangan anatara kerja dan hidup. Dan sepintas kemudian terpikir di benak gue untuk mengomentari mengenai istilah work-life balance ini. Tulisan ini dibuat tanpa dasar akademis apapun, tanpa berdiri di bahu raksasa manapun, melainkan sebatas kepikiran gitu aja. Jadi kalo validitasnya diragukan ya silahkan, sah-sah aja kok uhehe…

Mengomentari terhadap istilah work-life balance, disinI muncul dikotomi antara 2 hal: yaitu “kerja” di satu kutub dan “kehidupan” di kutub yang lain, dimana kalo lu lagi kerja maka seakan-akan lu ga punya kehidupan (karena semua sumber daya yang dimiliki oleh tubuh lu akan dieksploitasi untuk kepentingan pekerjaan), sementara sebaliknya kalo lu lagi menjalanai kehidupan lu maka seakan-akan lu ga boleh diganggu gugat sama urusan pekerjaan. Apakah benar demikian?
Read the full post »

SelamatHariRaya

Malam ini adalah malam 1 Syawal 1436 Hijriah, malam dimana umat Islam baru saja menunaikan ibadah puasa Ramadhan selama 1 bulan penuh dan akan dilanjutkan dengan melaksanakan sholat Iedul Fitri di keesokan paginya. Gema takbir berkumandang dimana-mana, mengiringi rembulan di sepanjang malam. Sesekali terdengar bunyi petasan “TAR-TER-TOR” yang Sugali anggap senapan, tiada rasa ketakutan punya ilmu kebal senapan semakin lupa daratan~~~

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, handphone gue yang tahun ini telah terupdate dalam bentuk smartphone menerima banyak notifikasi ucapan selamat lebaran dan selamat hari raya. Dari berbagai social media dan messenger entah itu whatsapp, blackberry maupun path; dari yang bahasanya dibuat seromantis mungkin sampai yang bahasanya simple dan tanpa basa-basil dari yang menggunakan ucapan kontroversi semacam “minal aidin wal faidzin” maupun yang disunnahkan semacam “taqabalallahu minna wa minkum”; ataupun dari teman dan kerabat dekat sampai ke orang yang gue ga kenal dan sekedar broadcast.

Read the full post »

MohonPamitDanTerimaKasih #3

Kepada yth Bapak/Ibu/rekan kerja Kirana Megatara Group,

Dengan hormat,

Hari ini adalah hari terakhir saya bekerja dan beraktifitas di Kirana Megatara. Tak terasa sudah 11 bulan saya berada di dalam keluarga Kirana dan kini tiba saatnya bagi saya untuk mohon pamit kepada Bapak/Ibu/rekan kerja yang telah menemani saya di dalam keluarga besar Kirana Megatara.

Ucapan terima kasih dan permohonan maaf saya sampaikan sebesar-besarnya kepada

Read the full post »

AkuInginSekolah

Bangku kayu kelas ini mungkin sudah cukup lapuk bagi kebanyakan orang. Mejanya yang terbuat dari kayu juga sudah keropos dan banyak bolong-bolong di permukaannya. Mungkin sebagian besar orang akan mempermasalahkan hal ini, tapi tidak bagiku. Aku sangat menikmati bangku ini, meja ini, serta seluruh isi ruang kelas ini.

Di bangku ini aku duduk seorang diri untuk menyelesaikan catatanku. Aku mencatat tulisan-tulisan yang ada di papan tulis berwarna hitam yang masih ditulis menggunakan kapur; bukan papan tulis berwarna putih yang sudah dapat dihiasi dengan spidol, apalagi proyektor canggih sebagaimana yang pernah aku lihat di televisi. Bagiku tidak penting bagaimana wujudnya, asal selama ada ilmu yang bisa disampaikan disana, itu sudah lebih dari cukup bagiku.

Di ruang kelas yang seadanya ini, aku tahu aku tidak boleh mengeluh. Aku tahu banyak teman-teman sebayaku yang mendapatkan ilmu lebih banyak dariku, tapi itu bukan alasan bagiku untuk berhenti belajar. Aku senang bersekolah dan aku selalu rindu untuk datang kembali ke sekolah, karena hanya di sekolah aku bisa menimba ilmu dengan sebenar-benarnya, bukan di kehidupan nyata yang penuh dengan tipu daya.

***

Hari ini salah satu teman sekelasku, Zul, izin tidak masuk ke sekolah. Kata Ibu guru, keluarga Zul baru saja tertimpa musibah. Ayah Zul yang bekerja di kebun karet semalam menjadi korban pembegalan ketika dalam perjalanan pulang ke rumah selepas inspeksi kebun di malam hari. Motornya dirampas secara paksa dan lengan kiri beliau sobek terkena sabetan clurit dari pelaku begal.

Read the full post »

Kucing #2

Malem ini sekitar pukul 21.30, gue baru pulang kantor dan baru mendarat di rumah selepas sebelomnya jemput anak dan bini gue di rumah mertua. Ketika gue ngebuka pager rumah, di garasi ada seekor kucing yang kemudian lari kabur menghilang entah kemana setelah melihat gue dateng. Sementara di depan pintu rumah, sekilas gue ngeliat ada seonggok kucing kecil warna item, tapi gue abaikan karena kemudian gue harus balik ke mobil lagi untuk masukin mobil ke dalem garasi.

Setelah mobil masuk garasi, dan bini gue udah turun dari mobil dan masuk ke rumah sembari menggendong anak gue yang baru berumur 3 bulan, bini gue berujar, “ih tadi ada anak kucing mau masuk ke dalem rumah. Masih kecil banget, kasian ngeliatnya! Itu ibunya kemana?”

Secara umum bini gue termasuk manusia yang ga begitu doyan sama kucing. Agak-agak takut dan geli gimana gitu, tapi ga sampe ke tahapan sarkastis bin sadistis binti barbarian yang sampe ngusir kucing sambal nimpuk-nimpuk segala. Tapi kali ini beliau merasa iba ngeliat ada anak kucing teronggok sendirian. Ya, itulah suara hati seorang ibu: ga akan tega melihat ada anak yang berkelana sendirian tanpa asuhan orangtuanya.

“Tadi pas gue buka pager sih ada kucing gede warna putih, tapi terus lari pas gue dateng”, gue menimpali bini gue. Gue ngelanjutin, “tolong siapin kaya mangkok yang agak kecil buat dia minum, sama kalo ada makanan apa gitu.” Bini gue segera menindaklanjuti apa yang gue anjurkan.

Read the full post »

Heroes

Aku berdiri mematung memandangi dua orang terbaring penuh darah di hadapanku, Motor yang mereka tunggangi tergeletak bagai barang rongsokan tak jauh dari tempatku berdiri.Bagian depan mobil Soluna hadiah dari ayahku atas keberhasilanku masuk kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri favorit sedikit penyok, hanya lampunya saja yang hancur dan pecah berantakan. Sementara orang-orang mulai datang menghampiri dan mengelilingi diriku.

Aku tidak ingat apa-apa.Yang aku tahu hanyalah bahwa setelah itu tanganku telah terikat dengan rantai borgol dan aku dibawa naik ke kendaraan dengan bak terbuka oleh petugas berseragam coklat. Ramai suara orang-orang berteriak, namun aku tidak dapat mendengar dengan jelas teriakan mereka: apakah mereka meneriakkan kemenangan ataukah kebencian. Perlahan kesadaranku menghilang dan yang kulihat selanjutnya hanyalah gelap.

***

Malam itu aku baru saja menghadiri acara farewell party rekan kerjaku yang harus resign dikarenakania memperoleh tantangan baru di tempat lain. Kami menghabiskan malam dengan makan besar dilanjutkan dengan karaokean dan sharing session mengenai kesan pesan rekanku itu selama bekerja di tempat kerjaku. Aku memacu Soluna keluar parkirankantor, diiringi oleh suara radio favoritku yang memutar lagu-lagu populer masa kini.

Read the full post »

Brojol #3

Selasa, 10 Februari 2015, 18:00

Si bayi akhirnya udah bisa pulang ke rumah, hanya sekitar +24 jam setelah dia brojol dari rahim ibunya. Alhamdulillah lahirannya normal bin lancar, plus si bayi dan si ibunya juga ga mengalami keanehan lain yang mengharuskannya tetep lanjut nginep di rumah sakit. Jadilah setelah semua administrasi beres, sore itu kita udah pulang ke rumah bertiga. Cuma ada beberapa pesan dokter sebagai berikut:

1. Si dokter kandungan menginstruksikan supaya dateng lagi hari Rabu depan untuk periksa kondisi jahitan dalemnya. Kalo tiba-tiba ngeliat ada benang keluar, jangan penasaran untuk ditarik tapi biarin aja lepas dengan sendirinya supaya ga kenapa-kenapa.

2. Si dokter anak menginformasikan bahwa karena darah bini gue O dan darah anak gue B, selama di kandungan ada potensi percampuran darah antara bini gue dengan bayinya: darah si anak masuk ke darah ibunya, sebaliknya darah ibunya masuk ke darah si anak, dan untuk itu perlu ada prosesi pembersihan “darah asing” dari diri masing-masing. Kalo buat si ibu membersihkan darah anak yang masuk ke tubuhnya adalah perkara mudah karena sistem imunnya udah berfungsi. Tapi ga demikian buat si anak: proses ini butuh penyesuaian dan ada kemungkinkan dampaknya akan membuat kadar bilirubinnya tinggi, atau umum dikenal dengan istilah “kuning.”

3. Si dokter anak juga menginstruksikan bahwa demi menghindari penurunan alergi pada anak (karena gue alergi dingin: kalo kena dingin langsung bersin-bersin), si ibu sebaiknya menghindari makanan seperti ikan tenggiri-tuna-tongkol, kacang-kacangan selain kacang kedelai, dan segala jenis coklat entah itu susu, permen, selai atau apapun. Selanjutnya hari Jumat diminta untuk dateng lagi buat periksa.

Read the full post »

Brojol #2

Senin, 9 Februari 2015, 17:00

Setelah semua administrasi beres, kemudian bini gue udah bisa balik ke ruang rawat inap, sementara si bayi lagi dikeringin selama 6 jam dari sekitar jam 2an tadi, gue disarankan bini gue buat pulang dulu ke rumah untuk mandi, bersih-bersih sekaligus ngangkutin barang-barang yang tadi belom sempet keangkut. Orangtua gue dan emaknya bini gue udah pulang dari tadi setelah ngeliat si bayi, biarpun cuma dari balik kaca karena si bayi lagi dikeringin. Satu hal yang ga mungkin gue lupain adalah bahwa sesaat setelah bokap gue ngeliat si bayi, beliau langsung ngerangkul gue, kemudian nyium kepala gue dan menepuk-nepuk bahu gue layaknya seorang bestfriend. Ya, anak laki-lakinya yang dulu hobi main playstation dan komputer berjam-jam kini udah memberinya seorang cucu perempuan.

Gue pun pulang ke rumah untuk mandi, makan mi gelas 4 bungkus (karena pas lagi ada itu doang), dan nyiapin barang-barang tambahan buat dibawa nginep di rumah sakit. Pas mau berangkat lagi pas orangtua gue mampir ke rumah, ngebawani bekal dan cemilan serta air minum buat di rumah sakit. Gue pun balik lagi ke rumah sakit nemenin bini gue.

Read the full post »

Brojol #1

Minggu, 8 Februari 2015, 20:00

Berdasarkan estimasi bu dokter kandungan, diperkirakan bayi yang ada di dalem perut bini gue bakalan brojol di tanggal 8 Februari, lebih tepatnya di akhir minggu ke-39 usia kehamilan. Tapi ini tanggal 8 Februari udah tinggal 4 jam lagi kok masih belom ada tanda-tandanya. Mules-mules sama kontraksi sih iya, tapi cuma sebatas itu aja ga sampe ada bukaan atau sesuatu yang bisa bikin brojol banget. Tapi karena penasaran dan udah ga sabar ingin ketemu sama si baby, akhirnya sekitar jam 9an malem kita berangkat ke Rumah Sakit (RS) untuk ngecek sebenernya kondisinya ini gimana.

Setibanya di RS yang jaraknya kira-kira +- 2 km dan ekuivalen dengan 10 menit perjalanan dari rumah gue, bini gue langsung dibawa ke kamar bersalin untuk di-Cardiocotography (CTG). Semuanya norma dan belom ada tanda-tanda, tapi pas di cek dalemnya ternyata udah bukaan 1. Oleh si bidan kita disarankan untuk langsung ngamar aja supaya lebih enak observasinya.

Akhirnya start jam 12 malem sekaligus memasuki usia kehamilan minggu ke-40, gue sama bini gue buka kamar di RS. Sebagai suami siaga, properti dan perlengkapan persalinan yang udah disiapin di tas besar di mobil gue bawa turun dari mobil dan gue taro di kamar. Selanjutnya si bidan menginstruksikan bahwa kalo masih juga belom ada tanda-tanda bukaan, paginya bini gue bakal diinduksi mengingat usia kehamilannya udah masuk minggu ke-40. Bini gue pun beristirahat dengan tenang di atas ranjangnya, sementara gue tidur di sofa sambil nonton TV yang kebetulan lagi nyiarin bola Liga Inggris.

Read the full post »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,557 other followers