TipeLakiLakiDariCaraKencingDiUrinoir

Tau yang namanya urinoir? Itu lho, tempat kencing yang biasa ada di toilet umum laki-laki, yang dipasang di dinding. Urinoir udah jadi semacem kewajiban di toilet umum laki-laki, karena selain efisien bagi si pengelola toilet untuk urusan tempat, juga efisien bagi para pengguna yang sebagian besar laki-laki (ya iyalah buat laki-laki, masa iya ada perempuan ngangkang di urinoir?) karena mereka cuma perlu buka retsleting doang untuk menongolkan pistolnya dan menembakkannya ke urinoir tersebut.

Ini nih yang namanya urinoir

Ini nih yang namanya urinoir

Nah ternyata eh ternyata, tipe dan karakteristik seorang laki-laki dapat dilihat dari bagaimana cara dia kencing di urinoir, khususnya dilihat dari ke arah mana dia ngeliat. Kalo dari cara kencingnya hampir semuanya sih sama ya, tinggal berdiri mepet menghadap ke urinoir, kemudian buka retsleting atau melorotin celananya dikit (kalo celananya nggak ada retsletingnya) sampe pistolnya nongol, kemudian ditembakkin deh tuh isi pistolnya ke urinoir. Sejauh ini yang gue liat sih gitu, nggak tau dah kalo lu pernah ngeliat orang kencing di urinoir dengan cara yang berbeda, misal kencingnya sambil kayang, atau kencing sambil sikap lilin, atau lain sebagainya.

Kalo dari cara kencing kan emang gitu ya, tapi sadar nggak sadar, kepala dan mata mereka umumnya ngeliat ke arah yang nggak selalu sama. Ada yang ngeliat lurus ke depan, ada yang nunduk ke bawah, ada yang ndongak ke atas, dan lain sebagainya. Nah disini kita bisa tau tipe-tipe seorang laki-laki dari arah mana yang dia liat. Masa sih demikian? Ya kalo nggak percaya, silahkan ini langsung dibaca aja.

(more…)

MasKawin

Alkisah di suatu hari yang nggak diketahui harinya dan di suatu waktu yang nggak diketahui waktunya, gue iseng-iseng nanya seputar mas kawin ke beberapa ekor sohib perempuan gue yang udah cukup matang (matang bodinya, bukan kedewasaannya. Ups…) untuk menikah tapi masih belum diberi rezeki untuk menikah. Gue bertanya ke mereka untuk menjawab secara spontan pertanyaan berikut ini:

“Kalo nanti lu mau nikah, lu pengennya dapet mas kawin apaan?”

Dan dari hasil iseng-iseng nanya kaya gitu maka diperolehlah jawaban-jawaban seperi ini:

(more…)

MarioRapuh

Salam Zuperrr…!!!

 

Hampir semua orang di Indonesia yang punya tivi pasti familiar dengan kata-kata tersebut. Ya, sebuah ucapan yang sering didengungkan oleh Om Mario Teguh sembari mengacungkan telunjukknya dengan badan agak membungkuk ke arah depan. Mario Teguh, semua pasti kenal. Tapi kalau Mario Rapuh?

Ya, ada sebuah akun lucu-lucuan di twitter yang menamakan dirinya Mario Rapuh. Berkebalikan dengan Mario Teguh, si Mario Rapuh ini sering mengeluarkan kalimat-kalimat yang menurunkan motivasi kita-kita semua, atau beliau menyebutnya The Dark Ways (kalo Mario Teguh kan The Golden Ways). Awalnya sih gue liat biasa aja, tapi setelah dipikir-pikir ternyata unik juga nih, beliau bisa menggunakan bahasa yang seakan-akan memotivasi kita padahal niatnya sih justru malah mau men-demotivasi. Akhirnya gue follow lah ini akun, buat nambah-nambah wawasan dan kosakata.

 

Bergabunglah bersama The Dark Ways

 

 Terlalu sering membaca twitnya Om Mario Rapuh ini ternyata cukup menginspirasi gue untuk menuliskan kalimat-kalimat demotivasi yang serupa. Jadilah kadang kalau lagi iseng gue pun ikutan ngetwit The Dark Ways yang seringkali gue mention ke beliau dan beliau pun nge-retweet twit gue itu. Ini contoh beberapa twit gue tersebut;

(more…)

TipeTipeJomblo


Alkisah di suatu pagi ketika gue sedang termenung sembari duduk manis, ummm maksud gue jongkok manis di kamar mandi (you know what I did there…), entah mengapa gue terpikirkan untuk mengklasifikasikan kaum jomblo, termasuk gue sendiri, ke dalam beberapa tipe berdasarkan karakteristik tertentu. Bahwa di dunia ini kaum jomblo itu, termasuk gue sendiri, ada banyak jumlahnya, adalah benar adanya. Namun  dari sekian banyak kaum jomblo itu, termasuk gue sendiri, ternyata bisa digolongkan menjadi beberapa tipe. Tapi sebelumnya gue mau protes dulu karena dari tadi gue nge-mention diri gue sendiri sebanyak tiga kali, seakan-akan memberikan penekanan bahwa gue adalah makhluk jomblo. Cuih…

Kita kembali lagi ke laptop. Jadi, berdasarkan pengamatan sepintas terhadap jomblo-jomblo di sekitar gue, termasuk gue sendiri, dan tanpa dilandasi oleh penelitian yang tepat akurat tajam aktual dan terpercaya, berikut ini gue mengklasifikasikan beberapa tipe jomblo sesuai karakteristik mereka masing-masing:

(more…)

KepribadianSepakbola

Oke, selamat datang dunia. Kita berjumpa lagi di tulisan-tulisan gue yang makin hari makin nggak jelas aja.

Catenaccio. Total Football. Kick and Rush. Jogo Bonito. Itu semua istilah-istilah di dunia persepakbolaan yang menggambarkan tentang strategi yang digunakan oleh suatu tim. Gue mendadak kepikiran tentang hal-hal tersebut waktu baca koran Indo Pos bagian Sport, yang beberapa hari terakhir mengulas tentang pertandingan persahabatan, misalnya Italia yang kalah 1-2 dari Pantai Gading atau Spanyol yang ditahan Meksiko 1-1 lewat gol si Chicarito.

Di satu sisi, pada saat yang hampir bersamaan gue sedang mengalami pergulatan melawan sebuah konspirasi. Penuh debat. Penuh diskusi. Penuh diplomasi. Penuh intrik. Penuh pembelaan. Penuh permainan.

Nah nggak tau dapet bisikan setan darimana, tiba-tiba gue kepikiran untuk mengkaitkan antara kepribadian seseorang dalam berdebat dengan strategi sepakbola. Dalam perdebatan, khususnya saat diserang (dicerca, dikritik, ditanya, dll), setiap orang memiliki berbagai karakter dalam menyikapi serangan tersebut. Sementara dalam dunia sepakbola, setiap tim memiliki strateginya masing-masing.

Jadi disini gue mau mengkaitkan antara kepribadian seseorang saat diserang dalam perdebatan, dengan strategi sepakbola. Makanya judul tulisan ini adalah “KepribadianSepakbola”, sebuah frase yang (semoga) menyalahi susunan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Tanpa banyak omong lagi, silahkan nikmati jenis-jenis kepribadian seseorang berdasarkan strategi sepakbola berikut ini.

(more…)

…..

How many times I have to say love?

How long I have to wait for you?

In the end of this restless, now I

Do not never remember you

But you always be like that

Ignoring me, don’t wanna know about me

Pain, all the pain that I feel

Repeatedly, you give it all to me

My love, the one that you never responses

But I replied with a beautiful smile

I’m holding out with this one love

I’m holding out with this one love

Have you ever thinking about me, even for a moment?

Have you ever remember, even just like a wind blows?

Every night, now I

Do not never remember you

But you always be like that

Ignoring me, don’t wanna know about me

I’m holding out with this one love

I’m holding out with this one love

======================================

*

This poetry was not made by me.

It was made by D’BAGINDAZ

“Bertahan satu ciiiiinta…

Bertahan satu C.I.N.T.A…”

Uhehehehehe…

Tolong setelah ini jangan paksa gue untuk membuat versi Inggris dari lagu “KEONG RACUN”!

VideoDepapepeKimidoriCover

Langsung di cek ke TKP aja yah:

http://www.youtube.com/watch?v=LYqg09lNDeg

NabrakBencong

Jakal, malem 21 April 2010

Bank Mandiri Sekip. Gue baru aja nransfer sejumlah uang untuk deposit pulsa. Beres dengan itu semua, gue kembali ke MyLovelySolBro. Setelah ngirim sms konfirmasi ke upline operator pulsa gue, mesin mobil pun gue nyalain dan gue melaju meninggalkan tempat ini.

Jakal GSP malem ini rame seperti biasanya. Gue melajukan kecepatan mobil gue pada kecepatan normal. Sampe ketika dihadapan gue ada mobil Avanza putih yang jalannya sumpah lambat banget. Dan dengan nggak tau dirinya, di ngambil posisi di bagian tengah jalan, bukannya di pinggir.

Selama beberapa waktu lamanya gue ngekor di belakang Avanza ini. Asumsi awal gue, di depan Avanza ini emang lagi rame, makanya si Avanza ini jalannya lelet banget. Tapi di kiri-kanan gue, motor-motor pada ngebalap dengan gampangnya dan segera menghilang dari pandangan, yang artinya di depan Avanza ini kosong nggak ada apa-apa.

Karena mobil gue sedan, kan dudukan sopirnya rendah. Sementara Avanza kan semi-kijang. Jadi gue nggak bisa ngeliat apakah ada sesuatu di depan Avanza ini yang membuatnya berjalan sedemikian lambat. Lalu ketika jalur kanan dari arah berlawanan agak kosong, gue ngambil agak ke kanan dan ngintip ada apa di depan Avanza ini. Dan ternyata emang bener-bener kosong plong plong.

Salah satu hal yang paling gue benci dalam berkendara adalah kalo ada kendaraan yang berjalan lambat di tengah jalan tanpa ada alasan yang syar’i. Alasan syar’i maksudnya, silahkan kalo mau jalan pelan-pelan, mungkin lagi nyari alamat, lagi mau nyari belokan ke kanan, di depannya ada kendaraan besar yang ngalangin jalan, atau gimana. Tapi Avanza ini udah depannya kosong banget, jalanan juga agak luas, eh tanpa alasan yang syar’i dia jalan lelet banget di tengah jalan. Padahal depannya nggak ada apa-apa.

Akhirnya bagai buaya menunggu mangsa, gue nyari timing yang pas buat ngebalap si annoying Avanza ini. Lalu ketika gue ngeliat jalur kanan dari arah berlawanan bener-bener kosong, segera gue ambil kanan dan pedal gas gue injek lebih dalem lagi. Bruuuummm…

Moncong MyLovelySolBro udah sejajar sama ban belakang annoying Avanza ini. Dan ketika kira-kira moncng gue sejajar sama pintu depannya, tiba-tiba Avanza itu mendadak melambat. Dan nggak jauh di depan dia, kira-kira 5 meter, terlihat ada 2 orang bencong lagi nyebrang! Dan dia udah nggak nengok ke kanan lagi (ke arah gue), tapi lagi nengok ke sebelah kiri! Alamakjan!

Jadi saat itu posisinya adalah, annoying Avanza berada di jalur yang bener, cuma jalannya sumpah-lelet-banget dan dalam posisi mengurangi kecepatan. 5 meter di depannya ada 2 orang bencong lagi nyebrang. Di sebelah kanan Avanza itu, alias di jalur yang berlawanan arah, ada MyLovelySolBro yang sedang dalam akselerasi tinggi karena mau ngebalap si annoying Avanza ini.

Si bencong bergerak dari Barat ke Timur. Gue bergerak dari Selatan ke Utara.

Otak Fisichella gue mulai beraksi cepat. Ada 3 kemungkinan yang terjadi disini:

  1. Gue segera mengerem pol dan mengalah membiarkan si bencong itu lewat. Dan gue kembali ke jalur kiri persis di belakang Avanza.
  2. Gue tetep berjalan seperti biasa, jadi momennya bakalan pas, yaitu pas si bencong lewat depan gue, pas moncong mobil gue nabrak mereka berdua.
  3. Gue segera menekan pedal gas lebih dalem lagi, sehingga gue bisa ngelewatin si bencong itu lebih dulu daripada dia nyebrang di jalur gue.

Kemungkinan pertama, agak susah. Secara gitu posisi mobil gue lagi akselerasi tinggi, kaki kanan gue lagi bergerak nginjek pedal gas pol. Ada waktu sepersekian detik untuk memindahkan kaki kanan gue ke pedal rem, dan butuh waktu sekian detik lagi untuk memperlambat laju mobil gue yang udah nggak tertahankan ini.

Kemungkinan kedua, jelas bukan opsi yang pas. Apa kata dunia kalo besok gue muncul di koran Merapi dengan headline “seorang mahasiswa babak belur dikeroyok bencong karena ‘mencolek’ pantat bencong dengan moncong mobilnya”.

Kemungkinan ketiga, cuma ini yang gue pikir yang terbaik menurut ijtihad sepersekian detik gue. Akhirnya begitu sudut mata gue ngeliat bencong itu masih terus berjalan tanpa tau gue juga lagi mengarah kepadanya, gue tekan pedal gas gue lebih dalem lagi sambil banting setir lebih ke kanan, untuk menghindari kedua bencong itu. Brrrrrmmmm… MyLovelySolBro melaju kencang.

Bencong yang pertama, yang posisinya lebih deket sama gue, cepet tanggap dan dia segera berhenti mendadak. Selamatlah dia dari kemungkinan bertemu malaikat Munkar dan Nakir. Tapi bencong yang kedua, dia tetep menoleh ke kiri, nggak sadar kalo ada gue mau lewat. Akhirnya, terjadilah bunyi yang sudah nggak asing lagi…

“GUBRAAAAAAAKKK….!!!”

Astagfirullahaladzim…

Alhamdulillahirabblialamin…

MOBIL GUE DITABRAK SI BENCONG YANG KEDUA!!!

Dalam waktu sepersekian detik itu, moncong mobil gue berhasil melaju lebih cepat dari laju si bencong itu tadi. Tapi si bencong tetep nggak sadar. Jadi pas 1/8 badan mobil gue udah ngelewatin dia, dia tetep aja jalan. Jadilah dia nabrak bagian samping kiri mobil gue, tepatnya di pintu depan. Dan terdengarlah bunyi gubrak yang keras itu.

Dag dig dug… Bunyi gubrak itu bukan bunyi yang bisa disepelein. Dan makhluk yang gue tabrak, eh maksudnya yang nabrak gue, juga bukan sembarang makhluk. Dengan dipenuhi perasaan berdosa dan rasa tanggung jawab, mobil gue yang tadinya berada pada akselerasi tinggi di jalur kanan, segera gue belokin ke jalur kiri dan langsung gue cari posisi yang pas buat berhenti. Akhirnya gue parkikr mobil gue kira-kira 20 meter dari lokasi penyebrangan bencong.

Gue segera membuka pintu dan memberanikan diri untuk turun. Di dalam benak gue udah terbayang segala hal. Mobil gue nabrak, eh ditabrak bencong. Dan kita semua tau bencong itu tipikalnya kaya gimana. Apa yang bakal terjadi kemudian? Apakah si bencong akan menghisap gue sampe gue sekarat?

Gue pun turun dari mobil dan dengan langkah cepat, tegap, pasti dan penuh percaya diri segera mendekat menuju lokasi kejadian untuk meminta maaf kepada si bencong tersebut. Gue berjalan cepat sembari mata gue memandang lokasi kejadian. Beberapa orang di warung kaki lima juga terlihat keluar dari warungnya dan mengecek darimanakah bunyi gubrak tadi berasal.

Lalu gue pun melihat bahwa kedua bencong yang tadi nyebrang kini udah berada dengan selamat di sisi jalan. Bahkan mereka terus berjalan memunggungi lokasi kejadian, menyusuri warung kaki lima yang ada di sisi jalan, seakan barusan nggak terjadi apa-apa. Orang-orang yang dari warung juga memberikan dukungan moral buat gue dengan berujar, “Oh nggak kok Mas, nggak apa-apa!”

Akhirnya gue pun bisa menghela napas lega. Tapi gue masih ngeliatin kedua bencong tadi. Setelah gue bener-bener yakin bahwa mereka tetep melangkah menjauh dan nggak menganggap kejadian tadi adalah kejadian yang luar biasa, gue pun tersenyum kepada si orang dari warung. Gue membales supportnya dengan berkata, “Oh iya, makasih banyak Mas!” dengan tangan kanan gue mengacungkan jempol ke arahnya.

Setelah dirasa semuanya beres, kemudian gue kembali ke MyLovelySolBro yang gue parkir serampangan di sebelah kiri jalan. Mesin mulai gue nyalain, dan gue kembali berjalan menyusuri Jalan Kaliurang untuk pulang ke kosan.

Alhamdulillah…

Melalui tulisan ini juga, gue ingin mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada kedua bencong tadi, terutama bencong yang kedua yang nabrak mobil gue. Kalo ada diantara lu yang baca tulisan ini ada yang kenal sama mereka, tokong sampein permintaan maaf gue yah. Atau jangan-jangan, lu adalah bencong yang gue maksud?

OraMutu

• Orang – orang berkata kalo gw….
IMUT!!! *awas lu jangan pada protes!

• Kalo dapet 1 milyar gw pasti…
2.5 % buat sedekah, sisanya buat diputer di masyarakat. Sebaik-baiknya uang adalah uang yang beredar di masyarakat, bukan begitu?

• Klo kejebak macet gw…
Nyanyi-nyanyi di dalem mobil. “Semua oraaangg… Pasti suka belah dureeeen…”

• Indonesia adalah negara yang…
Akan gue bawa menuju kejayaan, Insya Allah

• Mantan gw…
Nggak punya mantan kaleee! *malu gara-gara ditinggal kawin sama Nia Ramadhani

• Klo berada di depan kuburan M.J…
Jalan aja terus. Apa bedanya M.J sama Mas Yunanto, pedagang angkringan depan kosan gue.

• Hidup ini penuh dengan…
Foto-foto narsis gue.

• Tak ada tempat yang indah selain…
Pangkuan dan pelukan dari emak gue. So cute…

• Ke mana pun gw pergi, pasti bawa…
Kacamata dan (minimal) celana dalem.

• Kalo divonis kanker…
Minjem uang ke temen atau nagihin orang-orang yang masih punya utang. Kanker kantong kering kan?

• Pagi-pagi enaknya makan…
Makanan yang bergizi tinggi, kaya chiki, lidi, chocolatos, dll.

• Pekerjaan yang paling membosankan di dunia adalah…
Dukun. Bosen banget kerjanya sama asep di tempat yang gelap-gelap.

• Hal yang paling mengerikan di dunia adalah…
Kalo Soeharto atau Idi Amin atau Mussolini atau Hitler hidup lagi. Astagfirullahaladzim…

• Bencana alam itu…
Bencana yang terjadi di alam. Kalo bencana yang terjadi pada hilangnya dompet, namanya kemalingan!

• Waktu SMA gw dikenal sebagai…
Pecundang.

• Saat yang paling tenang, saat…
Mandiin MyLovelySolBro.

• Paling males kalo ngelihat…
Perempuan yang pada pamer paha terus keluyuran. Males soalnya cuma bisa ngeliat doank, nggak bisa dieksekusi. Astagfirullah…

• Kalo orang ciuman di depan gw…
“Mbak, kalo udah gantian sama saya yah!”

• Gw pengen banget…
Elu yang baca tulisan ini bersedia berbagi rezekinya dengan gue… *baca: ngasih uang

• Hape gw bagus, tapi alangkah bagusnya lagi klo gw bisa beli…
Kesejahteraan untuk rakyat Indonesia. Belinya dimana yah?

• Wanita2 cantik dan seksi di dpan gw sambil ketawa2 keras2, dalem pikiran gw…
Ini perempuan tapi kok ada sisa kumis sama brewok yah? Loh kok kakinya berbulu? Jangan-jangan…

• Pria dengan jeans robek”, baju hitam gambar tengkorak, ngerokok, nongkrong depan circle-K, dalem pkiran gw…
Tersanjung, soalnya dia make gambar muka gue di bajunya!

• Orang yang sok imut dan sok childish…
Sok imut itu sih gue. Kalo sok childish?

• Lagi jalan, ada yang lewat pake motor bilang “fuck you”…
Oh yes, fuck me please… Ah ah ah… *Astagfirullahaladzim…

• Mama papa bilang “kapan nikah?”
Bentar lagi yah, Asmirandah nya masih sibuk syuting

• Afgan datang ke rumah…
Maap Mas, kalo mau minta sumbangan lapor ke Pak Lurah dulu yah!

• Kalo tengah malem ditelepon pacar…
Nggak punya pacar. Kalo yang nelponnya tengah malem mah biasanya bukan pacar, tapi… Tapi… Tapi… Hiiiiii…

• Kalo besok kiamat dateng…
Berarti lu nggak punya kesempatan buat mengcopy-paste tulisan ini dan lu isi sesuai jawaban lu sendiri!

SecuilSMS #3

Senin 9 Februari 2009

C-Kink, 08:01

“Hadoh Asmirandah… Ms gw br aja abis mimpiin elu… Hohoho”

Asmirandah, 08:07

“Hah sampe segitunya! Emg mimpi apa lw? Jgn yg jelek2 y..”

C-Kink, 08:11

“Critain ga yaaa?Rahasia ah… Huehehe.

Ms kn qta ktmuan, trus mau jln naik mbl gw. Trs lu gw tggl bntr di mbl, eh balik2 mbl’a ud ga ada, lu bw kbur. Pdhl kunci’a gw yg megang.

Ntar kl qta ktmuan beneran, mbl gw jgn diembat jg y.”

Asmirandah, 08:15

“Astagfirullah, parah banget dah! Enak aja gw dmimpiin yg jelek2.. Makanya ayo ktmuan beneran, ms ud di Depok tp ga ktemu gw c”

C-Kink, 08:19

“Yah liat aja ntar, kl mbl gw ilang berarti lu yg msti tggung jwb y. Hohoho… Lg jg dr pd ngembat mbl’a mnding lu embat aja nich sopir’a.”

Asmirandah, 08:22

“Haduh.. Kalo gw embat supirnyah rugi gak yah,?? Emang laku di jual yah?? Hehe.. Ngawur lu ah!! Mangkan nya bgn jgn siang2..”

C-Kink, 08:24

“Wuah jelas laku duonk, makhluk langka tuh. Td pagi c ud bngun tp trus tdur lg. Eh ga tau’a mlh dpt mimpi yg ky gni. Ntar gw mau tdr lg & mimpi lg. Di mimpi gw yang kdua nanti mbl gw tlg dibalikin y.”

Asmirandah, 08:47

“Ogah ktemu d mimpi lw lg ah! Abis d mimpiin yg jelek2..

Dasar lw tkng tdr ya!? Okeh d.. Puas2in d tdr. Smoga mbl lw ktemu yah..”

2 jam kemudian…

C-Kink, 10:47

“Mn qo mobil gw ga dibalikin? Hadoh dasar maling dah ah…”

Asmirandah, 11:01

“Kurang ajar lw!!! Yee cari ajah sana sndiri..”

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 4,611 other followers